Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan Sumatra Barat akan terkena dampak dari Badai Mangkhut yang telah berakhir sejak beberapa hari yang lalu.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Mulyono R Prabowo, mengatakan, dampak dari badai ini membuat melemahnya aktivitas aliran massa udara kering dari Australia, dan menjauh dari wilayah Indonesia.
"Untuk itu, masyarakat perlu waspada terhadap potensi adanya peningkatan potensi hujan di sebagian wilayah Indonesia," katanya dalam sebuah keterangan resmi, Jumat (21/9).
Ia menjelaskan bahwa adanya pola sirkulasi siklonik di sekitar Laut China Selatan, peningkatan kelembapan udara yang basah di lapisan atmosfer pada ketinggian sekitar 1.500 dan 3.000 meter serta belokan arah angin.
Kemudian perlambatan kecepatan angin pada lapisan atmosfer bagian bawah (sekitar 1.000 meter) akan mengakibatkan pembentukan dan pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.
"Kondisi dinamis atmosfer tersebut dapat meningkatkan potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di beberapa wilayah Indonesia dalam periode 3 hari ke depan (20-22 September 2018)," jelas dia.
Selain Sumatra Barat, daerah-daerah yang berpotensi mengalami dampak badai adalah Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, dan Papua.
Sedangkan potensi gelombang tinggi 2,5-4 meter, menurut dia, diperkirakan dapat terjadi di perairan Barat Kepulauan Mentawai,
Perairan Enggano-Bengkulu, dan Perairan Barat Lampung.
Kawasan lain yakni Samudra Hindia Barat Aceh Hingga Lampung, Selat Sunda Bagian Selatan, Perairan Selatan Pulau Jawa, hingga Pulau Sumbawa, Selat Bali-Lombok-Alas Bagian Selatan, Samudra Hindia Selatan Jawa Hingga NTB.
Terkait dengan itu, ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir,
tanah longsor, banjir bandang, genangan, puting beliung, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.
Jumat (21/9) ini, prakirawan BMKG Minangkabau, menginformasikan, sebagian wilayah Sumatra Barat berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dapat disertai petir dan angin kencang. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved