Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KELANGKAAN gas elpiji bersubsidi ukuran tabung 3 kilogram (kg) (tabung melon) dirasakan masyarakat di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, sejak dua pekan terakhir. Kondisi ini diduga dipicu kebutuhan gas yang tinggi pada saat musim panen tembakau di Temanggung.
Wati, warga Kelurahan Madureso, Kecamatan Temanggung, mengaku sejak dua pekan terakhir merasakan kesulitan mendapatkan gas tabung melon sehingga harus mencari ke kecamatan lainnya. “Sudah dua minggu ini gas tiga kiloan susah didapat. Kita cari sampai ke Desa Drono, Kecamatan Tembarak, di Gunung Sumbing, jaraknya lebih dari 10 km. Karena orang sana masih pakai kayu, jadi masih ada gas sisa yang bisa kami beli,” ujar Wati, Kamis (20/9).
Selain susah diperoleh, harganya pun naik rata-rata Rp3.000 per tabung. Menurut Wati, harga gas bersubsidi di tingkat pengecer saat ini berkisar antara Rp22-23 ribu per tabung isi 3 kg. Padahal, sebelumnya, hanya di kisaran Rp19-20 ribu per tabung.
Biasanya, imbuh dia, pasokan gas selalu ada di warung-warung dan pangkalan. Namun, sekarang sudah tidak ada. Ia pun pernah mencari ke pangkalan daerah Lungge juga dan sudah habis. “Di warung-warung pengecer sudah ditulisi gas habis. Nunggu satu minggu cuma dapat satu tabung. Datangnya Rabu dan Sabtu. Tapi, kalau datang sudah diantre orang yang sudah nitip uang dan tabung,” ucapnya.
Mudi, seorang warga Desa Keblukan, Kecamatan Kaloran, juga mengaku kesulitan mendapatkan gas elpiji ukuran tabung 3 kg. Karenanya, ia kini beralih menggunakan kayu sebagai bahan bakar untuk keperluan memasak. Anggota tim monitoring distribusi gas bersubsidi Kabupaten Temanggung, Arief Mujiono, mengatakan, pasokan gas ke daerahnya sebenarnya tidak ada pengurangan jumlahnya. Hanya, memang kebutuhan gas belakangan ini cenderung tinggi bertepatan dengan musim panen tembakau.
Sementara itu, penyaluran elpiji 3 kg bersubsidi di Sulawesi Utara untuk kuota September telah melampaui target, sebanyak 46.834 mt dari kuota 45.180 mt. Marketing Branch Manager Pertamina Suluttenggo, Daniel Alhabsy, mengimbau masyarakat menggunakan elpiji bersubsidi sesuai dengan peruntukannya. “Elpiji 3 kg hanya untuk warga kurang mampu yang penghasilannya tidak lebih dari Rp1,5 juta per bulan.” (TS/Ant/N-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved