Masyarakat Harus Dukung Imunisasi

(RF/PO/N-2)
20/9/2018 02:30
Masyarakat Harus Dukung Imunisasi
(MI/Rendy Ferdiansyah)

GUBERNUR Provinsi Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan, sedih saat mendengar ada bayi berusia 14 bulan di Bangka Selatan positif rubela. “Saya sedih kalau sudah demikian. Saya harapkan masyarakat hendaknya membantu pemerintah agar anak-anaknya mau divaksin untuk membentengi tubuh anak dari penyakit rubela,” kata Erzaldi seusai deklarasi pemilu damai di Pangkalpinang, Rabu (19/9).

Ia juga meminta kepada seluruh masyarakat hendaknya jangan menganggap remeh vaksin measles rubella (MR), jika tidak mau anak-anak mengalami nasib seperti bayi Nayla yang kini mengalami gangguan pendengaran dan penglihatan. Erzaldi menyebutkan, saat ini capaian­ imunisasi MR di Babel baru 33% dan posisi ketiga terbawah.

Erzaldi berencana menuju Toboali, Kamis (20/9), untuk melihat kondisi Nayla. Ia pun tidak mau rendahnya capaian imunissi MR menjadikan penyakit rubela mewabah di wilayahnya. “Saya tidak mau penyakit berbahaya ini menjangkiti anak-anak,” tegasnya.

Sementara itu, di Nusa Tenggara Timur, petugas Dinas Kesehatan Belu menyisir anak-anak di daerah itu yang belum diimunisasi MR. Penyisiran dilakukan hingga pelosok. Upaya ini dilakukan untuk mencapai target imunisasi MR 100% pada akhir bulan ini.

“Saat ini petugas kesehatan keliling­ ke desa-desa untuk mencari anak-anak yang belum mendapat imunisasi MR,” kata Bupati Belu Willy Lay kepada Media Indonesia di Atambua, Ibu Kota Kabupaten Belu, Rabu (19/9).

Wily menyebutkan warganya tidak menolak vaksin MR. Hanya saja, banyak warga tinggal di desa-desa yang mungkin belum didatangi petugas kesehatan. Kondisi tersebut yang membuat persentase imunisasi MR di Belu baru mencapai 73,70% pada Rabu lalu. Untuk tingkat provinsi, persentase imunisasi MR baru mencapai 79,19%.

Sementara itu, sesuai laporan cakupan­ imunisasi MR Dinas Kesehatan ProvinsiNTT, dari 22 kabupaten dan kota di daerah itu, baru Kabupaten Timor Tengah Utara telah mencapai  100%, sedangkan cakupan terendah di Kabupaten Alor, yakni 66,76%. (RF/PO/N-2)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya