Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN kilometer sungai yang ada di Kalimantan Selatan (Kalsel) telah berubah menjadi lubang-lubang raksasa akibat aktivitas tambang. Kerusakan daerah aliran sungai (DAS) ini menjadi penyebab rentannya wilayah Kalsel rawan banjir.
Salah satu wilayah sungai yang tingkat kerawanan banjir tinggi ialah Cengal Batulicin yang melingkupi tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru.
Fakta ini merupakan hasil kajian konsultan PT Supra Harmonia Konstindo yang meneliti wilayah Sungai Cengal Batulicin, terkait dengam rencana revisi pola pengelolaan sumber daya air oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Kalimantan Selatan.
Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, Roy Rizali, mengatakan pihaknya akan merevisi pola pengelolaan wilayah sungai Cengal Batulicin secara menyeluruh dan terpadu. “Meliputi konservasi, pendayagunaan, pengendalian daya rusak sumber daya air dengan melibatkan masyarakat, swasta, dan pemerintah,” ujar Roy, Rabu (19/9).
Ada 62 DAS yang berada di wilayah Sungai Cengal Batulicin. Namun, pemerintah baru melakukan analisis terhadap 14 DAS pada 2013.
Organisasi lingkungan Walhi Kalsel mencatat berdasarkan data spasial menunjukkan sepanjang 335,88 kilometer sungai di wilayah Kalsel telah berubah menjadi lubang tambang. Hal itu tecermin dari 41% hutan di Kalsel dibebani izin tambang.
Masih terkait dengan penambangan, Pertamina EP Jambi Field pada 2018-2019 membangun tujuh sumur baru di struktur Betung Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.
Menurut Manager Hukum dan Humas Pertamina EP Aset I Jambi, RizalRukhaidan, ketujuh sumur tersebut akan menghasilkan minyak mentahsekitar 1.400 barel per hari, dengan estimasi produksi setiap sumur menghasil 200 barel minyak mentah per hari. “Insya Allah di Struktur Betung kita garap mulai tahun ini. Satu sumur sudah hampir rampung, kita namakan Sumur BTP-01. Berlokasi di Desa Bungku, Kecamatan Bajubang,” ujar Rizal.
Selain di Desa Bungku, enam sumur baru yang akan diselesaikan pada 2019 ada di Desa Pompa Air, yang belakangan ini marak kegiatan penambangan minyak ilegal oleh masyarakat. Untuk Sumur BTP-01, sebut Rizal, Pertamina menggelontorkan investasi sekitar US$6 juta. Nilai itu belum termasuk sekitar Rp3 miliar untuk pembebasan lahan seluas 2,5 hektare yang sebelumnya merupakan milik masyarakat setempat. (DY/SL/N-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved