Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PROVINSI Sumatra Selatan menjadi tuan rumah Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2018. Dalam kegiatan yang diselenggarakan di Rumah Sakit Gigi dan mulut Sumsel, Selasa (18/9), itu dihadiri oleh Head of Oral Care PT Unilever Indonesia Tbk, Mirza Roesli, Ketua PDGI Sri Hananto, Ketua AFDOKGI, Dinas Kesehatan, Asisten III Pemprov Sumsel, dan Rektor Universitas Sriwijaya.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Sri Hananto Seno mengatakan pempek merupakan makanan khas Palembang yang terbuat dari tepung di mana bahan tersebut mengandung gula cukup tinggi dan mudah terfermentasi di dalam gigi.
"Karena itu kasus adanya karies di Palembang cukup tinggi karena makanan yang sering dikonsumsi masyarakatnya adalah pempek," katanya.
Seno mengatakan tingginya penderita karies itu tecermin dari indeks DMF-T di Palembang yang mencapai 5,3 di mana indeks ini untuk menilai status kesehatan gigi dan mulut dalam hal karies gigi permanen.
"Indeks DMF-T Palembang bahkan lebih tinggi dibanding nasional yang mencapai 4,6. Artinya kerusakan gigi penduduk Indonesia mencapai 460 gigi per 100 orang sementara Palembang 530 gigi per 100 orang," ungkapnya.
Diakuinya, konsumsi makanan yang mengandung gula berlebihan hanya menjadi salah satu pemicu. Faktor lainnya adalah kebiasaan masyarakat untuk menyikat gigi tiap hari dengan benar pun masih di bawah rata-rata. Sehingga promosi pentingnya perawatan kesehatan gigi dan mulut perlu terus digalakkan.
"Proses karies akibat gula sebetulnya dapat dikendalikan dengan lebih mewaspadai konsumsi gula dan menginterupsi waktu pembentukan karies, melalui rutinitas menyikat gigi pada pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur menggunakan pasta gigi yang mengandung flouride, serta berkonsultasi ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali," jelasnya.
Sementara itu, Division Head for Health and Wellbeing and Profesional Institutions Yayasan Unilever Indonesia, Ratu Mirah Afifah, mengatakan, Palembang menjadi salah satu kota yang dari beberapa daerah yang dipilih untuk pelaksanaan BKGN 2018.
Setelah Palembang, kata dia, secara total BKGN 2018 akan diadakan di 23 fakultas kedokteran gigi dan 40 cabang PDGI di berbagai wilayah hingga Desember mendatang.
"Kami targetkan di Palembang sendiri bisa melayani 1.500 orang untuk pemeriksaan gigi dan mulut sementara secara nasional sebanyak 65.000 masyarakat," katanya.
Ratu melanjutkan, berbeda dengan pelaksanaan BKGN tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini pihaknya tidak hanya menyasar anak-anak melainkan seluruh anggota keluarga dalam memberikan ragam edukasi mengenai cara merawat kesehatan gigi dan mulut, terutama dengan memahami dan mewaspadai risiko gula tersembunyi.
"Salah satu bentuk edukasi yang menarik adalah area wisata kuliner yang mengangkat hidangan khas Palembang, yaitu pempek. Di area ini kami mengangkat bahwa di balik kelezatan hidangan yang dikonsumsi tiap hari, walau tidak manis sekalipun , masyarakat perlu mewaspadai risiko karies yang dapat diakibatkan oleh gula tersembunyi," tandasnya. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved