Bulog Terkendala untuk Serap Beras

Djoko Sardjono
17/9/2018 16:56
Bulog Terkendala untuk Serap Beras
(MI/Dwi Apriani )

PERUM Bulog Subdivisi Regional III Surakarta, Jawa Tengah, terkendala dalam pengadaan beras. Pasalnya, panen berkurang dan harga gabah tinggi pada musim kemarau.

Hingga awal pekan ini, realisasi pengadaan beras hasil panen petani baru mencapai sekitar 70% atau 59.775 ton. Sementara, Bulog Subdivre III Surakarta  tahun ini ditarget 85.397 ton.

Kepala Bulog Subdivre III Surakarta Titov Agus Sabelia, Senin (17/9), mengakui penyerapan beras tahun ini belum maksimal. Karena, musim kemarau ini panen berkurang, selain harga gabah tinggi.

"Ya, faktor panen berkurang pada musim kemarau ini yang menyebabkan tidak maksimalnya penyerapan beras dalam negeri," katanya.

Karena panen berkurang, harga gabah di tingkat petani naik. Sekarang, gabah kering panen di kisaran Rp4.800 atau di atas harga pembelian pemerintah (HPP) Rp3.700 per kilogram.

"Kondisi itu yang menjadi kendala penyerapan beras di Subdivre III Surakarta. Hingga pertengahan bulan ini, realisasi penyerapan 70% dari target 85.597 ton," imbuhnya. (A-1)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya