Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN warga yang sejak pagi hari berdiri berjajar di sepanjang Jalan Diponegoro hingga di Stadion Krida Bhakti Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kemarin, antusias menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo yang akan membagikan 45 ribu sertifikat tanah dan meninjau program padat karya di Desa Tambirejo.
Sambutan warga dan anak sekolah itu diiringi teriakan yel-yel spontanitas memanggil 'Pak Jokowi' terus bergemuruh saat mobil rombongan melintas. Bahkan di Desa Depok, mobil Jokowi terlihat melambat. Dibantu Paspampres yang berseragam kaus biru, Jokowi membagikan buku kepada ribuan siswa.
Tampak pula para guru dan orang dewasa, terutama ibu-ibu juga terus ikut mendekati mobil Presiden yang hanya sekadar ingin bersalaman atau melambaikan tangan. Sambutan hangat ribuan warga juga terjadi ketika Presiden Jokowi memasuki Stadion Krida Bhakti Purwodadi.
Presiden pada acara pembagian sertifikat itu mengatakan di seluruh Indonesia terdapat 136 juta sertifikat yang harus diberikan kepada masyarakat. Namun, sampai akhir 2015 baru ada 80 juta bidang tanah yang besertifikat.
Setelah melihat kondisi ini, Jokowi memerintahkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN pada 2017 untuk menerbitkan minimal 5 juta sertifikat, kemudian pada 2018 target sertifikat yang harus diberikan kepada masyarakat sebanyak 7 juta. Pada 2019, targetnya naik sebanyak 9 juta sertifikat. "Jika dihitung, peningkatan jumlah sertifikat sebanyak 42 kali lipat dari biasanya yang hanya 500 ribu bidang per tahun," kata Jokowi.
Dengan adanya sertifikat ini diharapkan masyarakat lebih tenang karena telah mempunyai kekuatan hukum terhadap hak milik atas tanah mereka. Di samping itu, masyarakat dapat memanfaatkan sertifikat untuk mencari tambahan modal usaha. "Namun, saya berpesan, jika tidak mempunyai kekuatan untuk mengangsur pinjaman, lebih baik sertifikat jangan diagunkan."
Pada acara itu, Presiden Jokowi didampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN Sofyan A Djalil, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dan Wakil Gubernur Taj Yasin, serta
Bupati Grobogan Sri Sumarni. Seusai membagikan sertifikat gratis, Jokowi juga meminta seluruh warga penerima untuk menunjukkan sertifikat yang sudah diterima untuk membuktikan bahwa pemberian sertifikat gratis ialah nyata.
"Coba siapa yang usia 50 tahun ke atas yang baru bisa memperoleh sertifikat atas tanahnya," tanya Jokowi. Ratusan orang yang duduk langsung mengacungkan jari sembari menunjukkan sertifikat yang baru diperoleh.
Jokowi pun memanggil dua orang di antaranya dan tanpa sungkan Purwanto, 53, dan Purminah, 65, warga Desa Mayahan, maju untuk menjawab pertanyaan dari Presiden. Jawaban keduanya benar, maka seperti biasa dua sepeda pun dibagikan untuk mereka.
"Alhamdulillah akhirnya saya mendapat sertifikat atas sebidang tanah yang sudah lama saya miliki. Tujuh bulan sejak mendaftar secara gratis hari ini dibagikan, terima kasih Bapak Presiden Jokowi," kata Purwanto.
Setelah pembagian sertifikat, Presiden Jokowi meninjau kegiatan program Padat Karya Tunai Dana Desa di Dusun Sendangsari Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh.
Pagi sebelumnya, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko P Sandjojo mengatakan berharap program dana desa yang bersumber dari APBN benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengurangi pengangguran, meningkatkan daya beli warga miskin, dan menekan gizi buruk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved