Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI NasDem tetap yakin memenangi pemungutan suara ulang (PSU) di 24 tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Cirebon, Jawa Barat. Ketua DPD Partai NasDem Kota Cirebon, Eti Herawati, mengaku tetap menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menggelar PSU di 24 TPS yang ada di Kota Cirebon.
"Kami siap menghadapi PSU di 24 TPS. Kami yakin NasDem tetap akan meraih kemenangan sekalipun dilakukan PSU tersebut pekan depan. Insya Allah kami mempertahankan kemenangan," tegas Eti, yang juga merupakan calon Wakil Wali Kota Cirebon, Jumat (14/9).
Hal yang sama juga diungkapkan calon Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis, yang saat ini masih berada di Mekah seusai menunaikan ibadah haji. "Saya sudah mendengar putusan MK tersebut," ungkap Azis melalui saluran telepon. Namun, putusan MK itu, lanjut Azis, membuktikan jika pasangan Pasti sama sekali tidak berbuat curang. "PSU dilakukan karena adanya prosedur yang keliru, bukan karena kami berbuat curang," tegas Azis.
Selanjutnya, Azis yang merupakan wali kota petahana mengajak masyarakat Kota Cirebon untuk menghargai putusan PSU itu. Kepada tim pemenangan, Azis juga mengajak untuk bersama-sama mempertahankan kemenangan yang sebelumnya sudah diraih.
Seperti diberitakan sebelumnya, hasil Pilkada Kota Cirebon akhirnya dibawa ke MK oleh paslon nomor 1, Bamunas S Boediman-Efendi Edo (Oke) yang didukung oleh PDIP, Partai Golkar, PPP, PAN, dan Partai Gerindra. Lawan mereka ialah paslon nomor 2, Nashrudin Azis-Eti Herawati (Pasti) yang didukung oleh Partai NasDem, Demokrat, Hanura, PKB, dan PKPI.
Keduanya memperoleh selisih suara yang tipis dan dimenangkan oleh paslon nomor 2. Pada Rabu (12/9) lalu MK akhirnya memutuskan PSU di 24 TPS yang ada di Kota Cirebon. KPU Kota Cirebon diberikan waktu 30 hari untuk menyelenggarakan PSU tersebut. KPU Kota Cirebon berencana untuk menggelar PSU pada 19 September 2018 mendatang.
Terkait PSU di Sampang, Jawa Timur, Polres Sampang akan melakukan pengamanan superketat di seluruh TPS. Kapolres Sampang, Ajun Komisaris Besar Budi Wardiman, menjelaskan dalam amar putusan MK, kepolisian juga diperintahkan mengawal pengamanan jalannya PSU hingga selesai. Ia menyatakan 39 polres di Jatim akan mengirim personelnya untuk di-BKO di Sampang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved