Pemko Padang akan Bangun Pabrik Rendang Terbesar

(YH/N-1)
14/9/2018 05:45
Pemko Padang akan Bangun Pabrik Rendang Terbesar
(ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

LEZATNYA rendang sudah tidak asing lagi di lidah masyarakat Indonesia, bahkan sampai di mancanegara. Melihat hal tersebut, Pemerintah Kota Padang, Sumatra Barat, ingin memaksimalkan potensi rendang sebagai upaya membangun sentra industri.

“Maka dari itu, makanan khas ‘Ranah Minang’ ini perlu dimaksimalkan lagi dari berbagai hal. Terutama agar memiliki standardisasi yang jelas sehingga bisa masuk pasar nasional dan pasar ekspor dalam jumlah besar ke berbagai negara,” papar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Padang melalui Sekretarisnya, Desemberius, Kamis (13/9).

Dikatakannya, untuk meraih peluang tersebut memerlukan langkah-langkah strate­gis sehingga Pemko Padang beren­cana, pada 2020 melalui Disnakerin akan membangun sentra industri rendang di atas tanah seluas 5.100 meter persegi, tepatnya di belakang Kantor Camat Koto Tangah dengan standar industri yang memenuhi uji kelayakan dan juga adanya tempat workshop yang higienis dan juga pasar daringnya.

“Pembangunan sentra rendang itu berasal dari DAK Kementerian Perindustrian yang diperkirakan menelan biaya mencapai Rp13 miliar lebih. Sementara untuk penghuni sentra, nantinya akan diseleksi dari aspek higienis, sanitasi, aspek legal formal, dan variatifnya. Selain itu, sebanyak 10 UMKM juga akan ditempatkan di sana dengan seleksi ketat,” ujarnya.

Terkait dengan standardisasi itu, jelas Desemberius, yaitu dari higienitas, daging yang digunakan hingga teknologi pengemasan agar tahan lama. Di sisi lain, Desemberius pun mengaitkan pembangunan sentra industri rendang dengan kunjungan wisata Kota Padang.

Sebagai daerah kunjungan wisata ibu kota Provinsi Sumatra Barat ini pun mengalami peningkatan kunjungan dan terus bertumbuh. Pada 2017-2018 ini sekitar 3,7 juta pengunjung wisatawan ke Padang. Momentum ini juga akan dimanfaatkan sebagai celah bisnis bagi masyarakat pelaku UMKM di Kota Padang. “Salah satunya terhadap pengembangan sentra kuliner rendang disertai produk-produk lainnya,” ucapnya. (YH/N-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya