Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BAKAL calon Wakil Presiden, Sandiaga Salahuddin Uno, meminta maaf atas pernyataannya yang meminta kepala daerah maupun wakil kepala daerah tidak fokus dalam Pemilihan Presiden 2019. Sandiaga menegaskan bahwa pernyataannya itu khusus ditujukan untuk tim koalisi Prabowo-Sandi.
"Kita tidak ingin kepala daerah yang terpilih atau wakil kepala daerah terpilih, tersangkut atau tertarik ke pusaran Pilpres. Karena mereka baru saja melewati Pilkada yang mungkin melelahkan, mereka saatnya berkonsentrasi untuk membangun wilayahnya," kata Sandi di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (13/9).
Sandi meminta maaf jika pernyataannya dianggap telah menyinggung kubu lain, terutama Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. Usai meminta maaf, Sandi pun enggan mengomentari lagi atas tanggapan yang dilontarkan Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.
"Terkait pernyataan sahabat saya, Pak Gubernur Ridwan Kamil, saya ucapkan terima kasih. Saya tak ingin menanggapinya dengan komentar yang saling menjatuhkan. Saya mohon maaf jika merasa itu ditujukan ke beliau, tapi sama sekali tidak," ucap Sandi.
Menurut dia, Pilpres dan Pileg masih akan berlangsung sekitar 7,5 bulan lagi. Maka, pihaknya meminta kepala daerah dan wakil kepala daerah yang berada di kubu Prabowo-Sandi agar berkonsentrasi dan fokus pembangunan di wilayah masing-masing.
Sandi juga menyatakan, dirinya sudah berbicara dengan pasangannya, Prabowo Subianto agar kepala daerah fokus untuk membangun daerahnya saat Pilpres mendatang.
"Pak Prabowo juga sepakat, bahwa pelayanan kepala daerah harus fokus membangun wilayahnya," jelas Sandi. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved