Ribuan Pemilih Ganda Ditemukan dari DPT 2019

Hendri Kremer
13/9/2018 06:10
Ribuan Pemilih Ganda Ditemukan dari DPT 2019
(Antara)

JUMLAH pemilih angkanya memang sangat dinamis sebab ada yang meninggal dunia dan ada yang bertambah usia. Kenaikannya bisa diprediksi dan tidak alami lonjakan signifikan. Yang aneh ialah pemilih ganda, seperti yang ditemukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di sejumlah daerah.

Di Bawaslu dan KPU Kota Batam menemukan data pemilih ganda 10.798 orang. Temuan ini sempat mengagetkan sejumlah pihak. Selain Batam, juga ditemukan di Kota Tanjungpinang. Namun, jumlahnya tak sebanyak Batam, yakni hanya 54 pemilih. Data pemilih ganda itu ditemukan saat rapat Bawaslu dan KPU Kota Batam di kantor KPU Batam, Rabu (12/9).

Ketika Bawaslu dan KPU Kota Batam bersama-sama mencermati daftar pemilih tetap (DPT) yang telah ditetapkan 20 Agustus lalu. Angka 10.798 itu merupakan gabungan dari sejumlah kecamatan di Kota Batam. Data pemilih ganda terbanyak ditemukan di Kecamatan Sagulung sebanyak 2.860 pemilih. Kedua, Kecamatan Batuaji sebanyak 1.459 pemilih, Kecamatan Sekupang mencapai 1.359 pemilih. Kecamatan Lubuk Baja sebanyak 1.231 pemilih, dan Kecamatan Batam Kota 927 pemilih. Selanjutnya, Kecamatan Galang sebanyak 822 pemilih, Nongsa 794 pemilih, Batu Ampar 487 pemilih, Belakang Padang 362 pemilih, Sei. Beduk 256 pemilih, dan Bulang 241 pemilih.

"Saat rapat, ada terdapat sekitar 10 ribu lebih data pemilih ganda yang ditemukan. Data itu dibahas saat pertemuan dengan pihak KPU Batam, PPK, PPS, dan peserta pemilu," kata salah seorang anggota Bawaslu Kota Batam Nopialdi.

Pengamat politik Kota Batam Purwanto menilai adanya jumlah pemilih ganda menandakan ada kesalahan pendataan jumlah pemilih. Mulai tingkat paling bawah, seperti RT, RW, lurah, hingga kecamatan. "Mereka tidak akurat dalam mengumpulkan data. Jika ini terjadi, pasti ada sistem yang tidak beres. Ini harus ditelesuri," katanya

Problem senada ditemukan Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Jabar, menemukan 8.862 pemilih ganda. Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, Deden Nurul Hidayat mengatakan akan dilakukan verifikasi ulang. Begitupun di Kota Cimahi, Jabar, ditemukan 1.098 data pemilih ganda dalam DPT Pemilihan Umum 2019.

Untuk meminimalisasi pemilih ganda, KPU Banyumas, Jateng, melibatkan PPK dan PPS dalam uji faktul. Di Banyumas ditemukan 6.777 nama ganda.

Di Purwakarta, Jabar, Bawaslu setempat menemukan 1.036 pemilih ganda pada DPT Pemilu 2019. Terkait itu, Ketua KPU Purwakarta, Ramlam Maulana, akan menghapusnya setelah bersama-sama dibahas dengan Bawaslu.

Coblos ulang
KPU Kota Cirebon siap menggelar pemilihan suara ulang (PSU) di 24 tempat pemungutan suara (TPS) seperti putusan Mahkamah Konstitusi. Ketua KPU Kota Cirebon, Emirzal Hamdani, menjelaskan pihaknya segera rapat pleno dan memesan surat suara, sementara pemilihan ulang kepala daerah di Sampang, Madura, KPU Jatim, segera berkoordinasi dengan KPU Sampang.

"Namun, ada beberapa kendala yang akan dialami oleh KPU selama 60 hari ke depan, di antaranya harus merekrut ulang petugas TPS dan PPK serta kesediaan logistik," kata anggota KPU Provinsi Jatim Muhammad Arbayanto di Surabaya, kemarin. (AD/DG/RZ/UL/FL/J-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya