Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HARI tanpa hujan selama dasarian 1 September 2018 di Nusa Tenggara Timur (NTT) lebih panjang dari biasanya. Akibatnya lima daerah di NTT mengalami kekeringan ekstrem. Stasiun Klimatologi Lasiana Kupang melaporkan kekeringan ekstrem terjadi di Rendu Kabupaten Nagekeo, Olafuliha’a di Kabupaten Rote Ndao, Heuknutu dan Kupang di Kabupaten Kupang, serta Weluli di Kabupaten Belu.
“Hari tanpa hujan sangat panjang 31-60 hari, dan hari tanpa hujan kategori panjang 21-30 hari,” kata Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang, Apolinaris Geru, di Kupang, Rabu (12/9).
Warga di daerah yang mengalami kekeringan ekstrem diharapkan menghemat air untuk kebutuhan minum, mandi, dan cuci. Pasalnya, kekeringan ektrem berdampak serius terhadap penyediaan air.
Kekeringan ekstrem ini juga berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan. Hal ini didukung adanya angin kencang di wilayah NTT.
Kekeringan juga melanda sejumlah daerah. Seperti di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kini ada 14 desa mengalami krisis air bersih.
Sementara itu, di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sebanyak 17 desa dari sembilan kecamatan mengalami krisis air bersih. Pemkab Bojonegoro telah membangun dua unit water tower untuk mengatasi kekeringan di wilayahnya.
Dari Jawa Barat, kekeringan juga melanda beberapa kabupaten dan kota.
Hingga kini hujan belum juga turun di Kabupaten Sukabumi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat masih terus mendistribusikan bantuan air bersih untuk warga yang terdampak kekeringan. Kebutuhan air untuk masyarakat hingga kini belum terpenuhi secara optimal.
Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi, Eka Widiaman, menjelaskan sudah 91 kampung tersebar di 29 desa yang masuk dalam 13 kecamatan. Sejak 6 Agustus Pemkab Sukabumi sudah menetapkan status siaga darurat kekeringan hingga Oktober.
Dari Kabupaten Bandung Barat, tepatnya di Kecamatan Batujajar mengalami dampak kemarau paling parah. Warga di wilayah itu harus menempuh perjalanan ratusan meter untuk mencari air bersih.
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Bandung Barat, Kecamatan Batujajar termasuk salah satu dari tujuh kecamatan dilanda kekeringan parah.
Selain krisis air bersih, kemarau juga berdampak pada tanaman pangan. Sedikitnya 2.450 hektare tanaman padi di Kalimantan Selatan (Kalsel) mengalami kekeringan. Kondisi ini dikhawatirkan memengaruhi persiapan Kalsel sebagai tuan rumah Hari Pangan Sedunia tingkat nasional pada Oktober mendatang.
Puncak kemarau
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kelas 1 Pangkalpinang menyebutkan pada September dasarian kedua masih merupakan puncak musim kemarau. Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Pangkalpinang, Kurniaji, menyebutkan walau masih ada hujan di musim kemarau, tidak melebihi 150 mm/bulan. “Selama tidak ada gangguan La Nina atau El Nino,” ujarnya.
Di Jawa Tengah, musim kemarau di sejumlah daerah bagian selatan mundur antara 1-3 dasarian atau 10-30 hari. Meski demikian, ada wilayah yang sudah memasuki musim hujan pada awal Oktober. (BB/LD/AD/DY/JS/RF/YK/DG/AU/RK/N-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved