Riau Rangkul MUI dan Korban Rubela

(RK/PO/J-3)
12/9/2018 03:30
Riau Rangkul MUI dan Korban Rubela
( ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)

PROVINSI Riau tercatat baru melaksanaan imunisasi measles rubella (MR) sebanyak 18,47%. Pencapain ini terendah kedua dari capaian provinsi seluruh Indonesia. Padahal, targetnya 95% dari 1.955.700 anak usia 9 bulan hingga 15 tahun bisa diimunisassi hingga akhir tahun ini.

“Untuk mencapai target optimal kita gandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan komunitas korban rubela untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat atas pentingnya imunisasi MR,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir di Pekanbaru, kemarin.
Dari hasil koordinasi bersama MUI Riau telah ada kesepakatan untuk mendukung pelaksanaan imunisasi agar anak dan keluarga terlindung dari bahaya campak dan rubela.

Sejauh ini, lanjut Mimi, situasi epidemi campak dan rubela di Riau mencapai 972 penderita. Itu berdasarkan kejadian luar biasa (KLB) campak di Riau di antaranya Dumai, Pekanbaru, dan Indragiri Hulu. “Ancaman bahaya campak dan rubela itu sangat nyata. Untuk seluruh Indonesia, sebanyak 89% anak terkena campak dan 77% rubela. Karena itu, pemerintah sejak tahun lalu melaksanakan program imunisasi serentak campak dan rubela se Indonesia,” jelas Mimi.

Terkait dengan kendala polimik halal dan haram serta penolakan dari sejumlah sekolah dan warga, menurut Mimi, masalah itu telah bisa diselesaikan dengan adanya kesepakatan bersama MUI dan keluarnya surat edaran dari kepala daerah untuk pelaksanaan imunisasi MR.

Sementara itu, Ketua MUI Riau Nazir Karim menegaskan komitmen MUI sudah jelas untuk mendukung imunisasi. MUI pusat juga sudah setuju atas penggunaan vaksin MR.

Sebaliknya, di Nusa Tenggara Timur (NTT) cakupan imunisasi MR sudah mencapai 69,1% atau 1.204.700 anak dari target 1.743.359 anak. Kadinkes NTT Dominikus Mere mengatakan cakupan itu jauh di atas rata-rata nasional sebesar 43,18%. “Masih 25,9% menuju target 95% sampai akhir September,” ujarnya. (RK/PO/J-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya