Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terus melanjutkan siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meski gelaran Asian Games 2018 telah selesai.
Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK Manggala Agni bersama para pihak tetap siaga melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Setiap titik panas (hot spot) yang terdeteksi akan dilakukan pemeriksaan dan jika terjadi kebakaran dilakukan pemadaman sedini mungkin agar tidak meluas.
"Manggala Agni akan terus melakukan patroli terpadu sebagai upaya antisipasi kebakaran hutan dan lahan dan akan tetap siaga menghadapi setiap potensi karhutla terutama pada musim kering di beberapa daerah rawan," tegas Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK, Raffles B Panjaitan, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (10/9).
Di wilayah Sumatra Selatan, Manggala Agni, berhasil menanggulangi kebakaran yang terjadi pada empat titik panas pada Sabtu (8/9). Manggala Agni Daops Banyuasin bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ogan Ilir melaksanakan pemadaman di Desa Parit dan Desa Soak, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.
Kebakaran seluas kurang lebih 3 hektare ini terjadi di lahan mineral atau lahan non-gambut.
Selain pemadaman melalui darat, satgas udara juga melaksanakan pemadaman udara yang dibantu dengan helikopter Bolcow PK-EAA 105 dengan melakukan 53 kali water bombing di titik api di Desa Parit dan Desa Soak, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.
Di Ogan Kemering Ilir (OKI), Manggala Agni Daops OKI juga melakukan pemadaman seluas 7 ha di Desa Pangkalan Lampam, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten OKI.
"Di waktu yang sama, Manggala Agni Daops OKI juga mengirimkan personil untuk memadamkan kebakaran lahan yang terjadi di Desa Talang Rimba, Kecamatan Cengal, Kabupaten OKI. Dibantu pemadaman melalui udara dilakukan pesawat MI8 RA-22582 sebanyak 60 kali waterbombing," ungkapnya.
Sampai dengan 8 September 2018 pukul 20.00 WIB, pantauan titik panas Satelit NOAA terpantau 20 titik di seluruh Indonesia, dengan rincian Riau 1 titik (Kab. Pelalawan), Sumsel 4 titik (Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu), Kalbar 8 titik (Kab Sekadau, Ketapang, Melawi, Sintang), Bangka Belitung 1 titik, Jabar 2 titik, dan Lampung 4 titik. Total titik panas sampai dengan 8 September 2018 sebanyak 3.131 titik. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved