Wakil Bupati Manggarai tidak Berniat Mengintervensi Proses Hukum

Yohanes Manasye
10/9/2018 18:00
Wakil Bupati Manggarai tidak Berniat Mengintervensi Proses Hukum
(Ist)

WAKIL Bupati Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Viktor Madur, mendatangi Polres Manggarai pada Sabtu (8/9) malam. Kedatangannya untuk membesuk anak buahnya yang terlibat judi kartu remi sehari sebelumnya itu sempat menimbulkan kecurigaan.

Tiga dari lima pelaku merupakan anak buah Viktor di Pemkab Manggarai. Mereka ialah Marsel Gambang yang menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Yos Jehalut yang menjabat Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip, dan Stefanus Efendi yang menjabat salah satu Kepala Bidang di Badan Keuangan Daerah.

Kecurigaan muncul lantaran adanya isu yang menyebutkan para pelaku perjudian itu hendak dibebaskan secara diam-diam.

Terkait isu pembebasan kelima pelaku ini sudah dibantah pihak Polres Manggarai melalui Kasat Reskrim, AKP Wira Satria Yudha. Polisi telah menetapkan para pelaku sebagai tersangka dan berjanji akan memproses mereka secara profesional.

Ditemui di ruang kerjanya, Senin (10/9), Wabup Viktor mengatakan kedatangannya ke Polres Manggarai tidak bermaksud untuk mengintervensi proses hukum atas anak buahnya.

"Tidak ada maksud sama sekali untuk intervensi," ujar Viktor.

Ia juga mengatakan dirinya ke Polres Manggarai bukan sebagai Wakil Bupati tetapi sebagai pribadi. Ia mau menunjukkan kepeduliannya sebagai keluarga dari para tersangka tersebut.

"Saya ke sana, saya tanggalkan jabatan saya sebagai Wakil Bupati. Saya ke sana sebagai pribadi. Saya hadir sebagai keluarga untuk memberikan peneguhan, penguatan. Kebetulan mereka merupakan keluarga saya," katanya.

Ia mengatakan, dirinya dan Bupati Deno Kamelus sudah berkali-kali mengingatkan seluruh ASN di daerah itu. Saat apel pagi maupun saat rapat, para ASN selalu diingatkan untuk menghindari perjudian.

Viktor mengatakan, ketiga anak buahnya yang terlibat perjudian itu akan dikenakan sanksi. Namun, ia tidak menyebutkan sanksinya karena akan diputuskan oleh tim khusus. (MetroTV/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya