Rangkaian Gempa Lombok Capai 2.036 kali

Putri Rosmalia Octaviyani
10/9/2018 14:46
Rangkaian Gempa Lombok Capai 2.036 kali
(ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan, tidak sampai 2 bulan, Lombok telah diguncang gempa sebanyak 2.036 kali. Gempa terjadi sejak 29 Juli 2018 dengan susulan pada 5 Agustus hingga 9 September 2018.

Kepala BNPB, Willem Rampangilei, mengatakan, seluruh gempa itu mengakibatkan 564 orang meninggal dunia dan 1.584 korban luka. Dengan nilai kerusakan mencapai Rp10,15 triliun.

Selain korban jiwa dan rumah, kerusakan juga terjadi pada banyak infrastruktur di sana. Sebanyak 214 infrastruktur terdampak. Salah satunya yang banyak rusak ialah jembatan dan irigasi.

"Sebanyak 1194 sekolah rusak totalnya semua jenis dan jenjang pendidikan," ujar Willem.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basoeki Hadimoeljono mengatakan, pemerinrah terus berkoordinasi untuk mempercepar proses rehabilitasi dan rekonstruksi di NTB.

Untuk perumahan, Basoeki mengatakan, penyelesaian perbaikan seluruh yang rusak ditargetkan akan diselesaikan dalam waktu 6 bulan ke depan. Sementara untuk seluruh rumah beserta insftrastruktur dan fasilitas publik, penyelesaian diperkirakan akan memakan waktu sampai satu tahun ke depan.

"Kami akan supervisi terus prosesnya. Kementerian PUPR sendiri untuk memantau pembangunan rumah agar sesuai dengan standar teknis keamanan sudah mengirim 400 insinyur," ujar Basoeki. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya