Kebakaran Lahan di Palangka Raya Dekati Permukiman

Antara
09/9/2018 20:55
Kebakaran Lahan di Palangka Raya Dekati Permukiman
(ANTARA FOTO/Saptono)

KEBAKARAN lahan terjadi lagi di wilayah Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yang hampir sudah mendekati kawasan pemukiman warga yang tinggal di Jalan Manduhara di kawasan Kelurahan Kereng Bengkirai, Kecamatan Sabangau, Minggu (9/9).

Petugas dan warga bahu-membahu melakukan pemadaman kebakaran lahan yang nyaris membakar salah satu bangunan milik warga setempat.

"Terbakarnya lahan itu dekat pemukiman warga itu akibat ada beberapa orang anak-anak bermain petasan. Petasannya jenis gasing yang mengeluarkan api itu dan dilempar ke semak-semak, sehingga kebakaran pun terjadi," kata Okta salah satu warga setempat, Minggu.

Pada awalnya warga hanya kaget ada api terus menjalar kemana-mana di lahan setempat dan mendekati ke pemukiman warga. Karena api sulit dikendalikan, masyarakat setempat langsung melaporkan kejadian itu ke petugas damkar. Selang waktu sekitar satu jam setelah dilaporkan, datang petugas damkar.

Sembari menunggu petugas damkar, warga juga berusaha memadamkannya dengan menggunakan peralatan manual seadanya.

"Setelah petugas damkar dan aparat kepolisian setempat datang, api pun berhasil dipadamkan dnegan cara dikeroyok dari berbagai titik," bebernya.
 
Meskipun kebakaran lahan sudah padam, aparat kepolisian tetap mencari informasi siapa yang membakar lahan diduga kurang lebih 80 meter x 50 meter tersebut.

Saat petugas menanyakan beberapa warga sekitar, masyarakat setempat tidak ada mengetahui siapa yang membakar. Namun tersiar informasi di lokasi kebakaran lahan itu, bahwa terbakarnya lahan tersebut karena beberapa anak-anak bermain petasan.

"Saat musim kemarau seperti ini, percikan api yang mengenai semak-semak bisa membesar dan bisa menjalar kemana-mana," kata petugas memperingatkan.

Usai memadamkan keseluruhan api yang membakar lahan, petugas damkar serta aparat kepolisian langsung meninggalkan lokasi kebakaran. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya