Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BANYAK besi pembatas jalan di lokasi kecelakaan maut yang menyebabkan 21 orang tewas di Kampung Banyar Selang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dicuri.
"Saya meninjau langsung di lokasi kejadian di Desa/Kecamatan Cikidang ternyata di daerah itu tidak ada sama sekali besi pembatas jalan atau guardrill dengan jurang," kata anggota Komisi IV DPRD Jabar Abdul Muis di lokasi kecelakaan maut, Minggu (9/9).
Setelah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi dan Jabar, ternyata banyak besi yang sebelumnya dicuri. Kondisi ini sangat memprihatinkan karena keberadaan pembatas jalan tersebut untuk mengurangi dampak dan meminimalkan korban saat terjadi kecelakaan.
Apalagi di Jalan Alternatif Cikidang Palabuhanratu medannya berkelok, curam, banyak tikungan dan rawan kecelakaan.
Seperti kasus kecelakaan maut yang menimpa karyawan PT Catur Putra Grup Bogor ini, saat berada di tikungan 'letter' S minibus tersebut lepas kendali dan terjun ke dalam jurang sekitar 30 meter.
Jika ada pembatas jalan, korban kemungkinan bisa diminimalkan. Selain banyak yang dicuri, dari pantauannya sepanjang jalan tersebut pun minim pembatas jalan. Padahal, di kiri dan kanan jalan menuju objek wisata arung jeram dan Geopark Ciletuh Palabuhanratu ini banyak jurang.
Belum lagi rambu dan plang imbauan untuk pengendara yang jumlahnya bisa dihitung jari. Bahkan diperparah tidak adanya lampu penerangan jalan umum (PJU) sehingga jika malam hari lokasi atau jalan ini menjadi gelap gulita.
Jika Pemprov Jabar menyetujui untuk penambahan atau pembangunan guardrill harus terbuat dari bahan permanen seperti beton dan jangan lagi pembatas jalan itu menggunakan bahan yang mudah dibongkar seperti lempengan besi.
"Dengan temuan ini akan kami bahas di legislatif khususnya Komisi IV DPRD Jabar dengan Pemprov Jabar agar jalan milik provinsi ini dan
merupakan jalan wisata lebih diperhatikan lagi demi keselamatan," katanya.
Abdul mengharapkan dengan dilantiknya Gubernur Jabar yang baru yakni Ridwan Kamil ada perubahan untuk jalan wisata yang ada di Kabupaten Sukabumi. Apalagi daerah ini sudah diakui dunia terkait keberadaan Geopark Ciletuh Palabuhanratu.
Di lokasi itu pun seharusnya diperbanyak pos polisi atau Dishub dan juga dilengkapi dengan check point. Hal itu agar kendaraan yang dilarang melewati jalur ini tidak nekat masuk dan tentunya menghindari kecelakaan lalu lintas.
"Kami turut berbelasungkawa dengan kecelakaan bus masuk jurang ini yang menimbulkan 21 korban jiwa dan belasan lainnya luka-luka dan diharapkan tidak ada kejadian serupa di kemudian hari," katanya. (Ant/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved