Lombok Butuh Penanganan Menyeluruh

. (Yusuf Riaman/N-1)
08/9/2018 05:40
Lombok Butuh Penanganan Menyeluruh
(MI/Yusuf Riaman)

PENANGANAN pengungsi korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang jumlahnya ratusan ribu orang memang harus menyeluruh. Tidak mungkin penanganan awal saat tanggap darurat disamaratakan dengan pascatangggap darurat.

Hal itu disadari betul oleh Tim Dompet Kemanusiaan Media Group. Selain tetap menjalin kerja sama dengan TNI/Polri, Media Group juga bekerja sama dengan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI). Kerja sama dilakukan untuk Program Pemulihan Psikososial Community Development Iluni UI untuk Lombok.

Beberapa kegiatan mendesak yang dilakukan, seperti pendampingan trauma healing yang ditempatkan di beberapa lokasi seperti Sembalun Bumbung, Kabupaten Lombok Timur. Dengan sumber daya yang mumpuni yang dimiliki UI program ini dirasakan akan sangat membantu pemulih­an psikologi korban gempa.

“Ke depan Media Group juga akan membantu pembangunan sarana umum, sarana sosial, serta infrastruktur seperti membangun beberapa unit sekolah di Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat, dan juga di Lombok Timur,” ujar Ketua Yayasan Dompet Kemanusiaan Media Group, Ali Sadikin.

Bidang lain yang akan digarap ialah pendidikan. “Nantinya setelah sekolah-sekolah itu terbangun akan ada pendampingan selanjutnya,” imbuh Ali.

Berdasarkan pantauan Media Indonesia, kemarin, warga korban gempa yang selama ini banyak menghuni tenda-tenda darurat belakangan sebagian di antaranya sudah mulai menempati hunian sementara, baik di lokasi puing-puing rumah mereka maupun di lokasi posko pengungsian mandiri.

Sebagian besar warga mengaku sangat mendambakan pembangunan hunian sementara yang saat ini sudah tampak terbangun secara sporadis di beberapa titik lokasi pengungsian dan di lokasi rumah masing-masing.

Sekretaris Desa Pendua, Keca-matan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Mistawan, sangat berharap agar Media Group juga membangun hunian sementara atau shelter di wilayah itu mengingat saat ini sudah mulai mema-suki musim penghujan. “Kami sangat berterima kasih jika saja Media Group berkenan membantu warga di sini dan kami siap membantu,” kata Mistawan.

Saat menanggapi hal itu, Ali Sadikin mengatakan pihaknya memang tengah menjalin kerja sama dengan TNI untuk pengadaan hunian sementara. “Kita rencananya akan bangun di satu desa. Mengenai jumlahnya saya estimasikan bisa 150-an unit,” pungkasnya.
Ali menambahkan pihak Media Group juga terus menyalurkan bantuan. “Tadi kita masih kirim satu truk berisi terpal dan tenda yang didatangkan dari Jakarta. Pengungsi di daerah terpencil masih sangat membutuhkannya,” ujar Ali. (Yusuf Riaman/N-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya