Program Kube Tanggulangi Kemiskinan di Pesisir

(VL/N-3)
06/9/2018 04:45
Program Kube Tanggulangi Kemiskinan di Pesisir
(ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)

DIREKTORAT Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial memberdayakan kelompok usaha bersama (Kube) di 182 kabupaten/kota di wilayah III Indonesia pada tahun ini.

Direktur Penanganan Fakir Miskin, PPK dan PAN, Abdul Hayat mengatakan kegiatan-kegiatan dekonsentrasi yang dilaksanakan Kementerian Sosial harus bersinergi antara pusat dan daerah. “Tujuannya untuk mendukung penurunan angka kemiskinan,” kata Abdul Hayat di Manado, Selasa (4/9) malam.

Kehadiran Abdul Hayat di Manado dalam rangkaian kegiatan sinkronisasi program dan anggaran dekosentrasi 2018 Direktorat Penanganan Fakir Miskin, Pulau-pulau kecil (PPK), dan perbatasan antarnegara (PAN). Kegiatan ini dihadiri utusan dari 11 provinsi.  

“Kita mengarah kepada ­pengelompokan. Tentunya di pesisir ini kita berharap di desa-desa wilayah pesisir akan disentuh dengan kegiatan yang dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat di daerah tersebut,” ujarnya.

Sosialisasi program tersebut difokuskan pada program Kementerian Sosial yang berkaitan dengan pemberdayaan. Salah satunya adalah Kube. Kemensos sudah menyiapkan anggaran Rp20 miliar pada 2019. Dengan rata-rata anggaran per KPM sebesar Rp2,5 juta. “Kalau dikelompokkan antara Rp20 juta sampai Rp25 juta. Diharapkan, semua kabupaten di wilayah III sebanyak 182 kabupaten/kota bisa disentuh pemberdayaan Kube,” tambahnya.

Adapun Program 2018 yang sedang berjalan dan proses evaluasi untuk mengambil keputusan program mana saja paling efektif untuk penurunan kemiskinan.

“Kita berharap kegiatan di daerah harus sinkron dengan kegiatan pusat. Katakanlah kegiatan ini harus mendukung kegiatan daerah. Begitu juga sebaliknya, kegiatan daerah harus mendukung kegiatan pusat. Dengan begitu tidak ada program yang melenceng atau berlainan,” harapnya.

Pada kesempatan itu Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos, Andi ZA Dulung menambahkan, program Kube diserahkan ke daerah, dan mereka yang akan mengatur siapa yang menerima dan apa saja bidangnya.
“Makanya kita perlu bicara sekarang tentang program 2019. Persiapannya seperti apa,” kata Andi.

Pertemuan dengan utusan 11 provinsi dalam penanganan kemiskinan di wilayah pesisir, lanjut Andi, agar bisa dimantapkan terutama program pemberdayaan masyarakat.

Kemensos memiliki target penurunan angka kemiskinan walau tidak banyak. Setiap tahun target penurunan orang miskin mencapai 100 ribu orang.

Andi menambahkan, Kementerian Pertanian juga ikut membantu program Kube ini dengan memberikan bantuan kepada 200 ribu keluarga.

Program pengentasan rakyat dari kemiskinan tersebut bisa dituntaskan apabila dijalankan dengan semangat gotong royong. (VL/N-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya