Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Pengadilan Tinggi Medan, Sumatra Utara, Cicut Sutiarso, meminta kepada Ketua Pengadilan Negeri Medan yang baru, Djaniko MH Girsang, agar secara serius memerangi korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di lingkungan peradilan Medan dan Sumatra Utara.
"Untuk Ketua PN yang baru dilantik harus memerangi KKN baik pada diri sendiri, keluarga, dan Tuhan Yang Maha Esa," ucap Cicut usai melantik pejabat baru di ruang utama PN Medan, Rabu (5/9).
Djaniko dilantik beberapa hari setelah KPK melakukan OTT terhadap Ketua dan Wakil Ketua PN Medan Marsudin Nainggolan dan Wahyu Prasetyo Wibowo serta beberapa hakim dan panitera di PN karena kasus dugaan menerima suap.
Meskipun Marsudin dan Wahyu dilepaskan kembali oleh KPK karena tidak terbukti terlibat suap, keduanya dinilai Mahkamah Agung telah mencoreng dunia peradilan di Indonesia.
Selanjutnya Cicut mengatakan, selain harus memerangi KKN, Ketua PN Medan Djaniko diminta harus dapat meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.
"Yang paling utama adalah pelayanan kepada masyarakat harus ditingkatkan," tegasnya.
Djaniko yang telah sah menjawab sebagai ketua baru PN Medan berjanji tidak melakukan KKN dan menyalahgunakan wewenang, serta menjaga citra dan kredibilitas pengadilan.
"Apabila janji saya tersebut saya langgar, maka saya bersedia menerimanya sanksi," ungkap Djaniko.
Djaniko MH Girsang sebelumnya menjabat Ketua PN Palembang. Ketua PN sebelumnya, Marsudin, dimutasi ke Gedung MA.
Seperti diberitakan, sebelum OTT KPK, Marsudin sebenarnya telah mendapat Surat Keputusan Dirjen Peradilan Umum bertanggal 31 Juli 2018 untuk mendapat promosi menjadi hakim tinggi pada PT Denpasar. Namun pada Jumat (31/8), SK itu dibatalkan. Marsudin dimutasi untuk tugas di peradilan yustisia di MA. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved