Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI era revolusi industri 4.0 atau era digitalisasi, kalangan dunia pendidikan tinggi mesti menyiapkan dan mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan kompeten agar dapat diserap dunia industri.
Hal itu ditegaskan Chairman Jababeka Group, SD Darmono, pada diskusi bertajuk 'The Future of Global Higher Education' di Menara Batavia, Jakarta, Selasa (4/9).
Dia mengingatkan menghadapi revolusi industri 4.0, pihak universitas mesti mempersiapkan SDM unggul yang menjadi kebutuhan dunia industri. Darmono, yang juga pendiri President University ini, mengemukakan pihaknya membangun tiga pilar penting memajukan kampus unggul.
"Terdapat tiga pilar pendidikan yang dibangun President University guna menghadapi era industri 4.0 yaitu pengembangan riset bioteknologi dan medical science, pendidikan yang berbasis budaya, serta penggunaan teknologi informasi (IT) atau pembelajaran online dalam pembelajaran bagi mahasiswa," kata Darmono pada acara diskusi yang dihadiri jajaran Universitas Glasgow tersebut.
Darmono memang belum lama ini mendapatkan gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Glasgow tersebut. Ia menyebutkan, pihak President University menempuh sejumlah cara dalam menghadapi era industri 4.0 di antaranya melalui kerja sama dengan Universitas Glasglow guna mengembangkan riset.
Universitas Glasgow merupakan satu dari empat institusi pendidikan tertua di Skotlandia yang berdiri sejak 1451 serta dikenal sebagai institusi dengan riset-riset terkemuka di dunia. Darmono menandaskan, pihaknya senang dan mengapresiasi kerja sama dengan Universitas Glasgow yang diharapkan dapat bersinergi memajukan President University.
Dalam kesempatan itu, Vice Principal Universitas Glasgow, Prof Frank Cotton, mengemukakan, untuk meningkatkan reputasi sebuah universitas, bukanlah dari sistem mengajarnya tetapi dari jumlah dan produktivitas riset yang dihasilkan. Sebuah universitas berbasis riset mesti mempunyai keseimbangan dalam tiga hal, yaitu societal engagement, teaching, dan research.
"Pada skala makro, ketiadaan salah satu dari ketiga hal tersebut dalam ekosistem suatu Pendidikan Tinggi membuat dua lainnya tidak berkelanjutan," kata Cotton.
Dia mengutarakan, tidak mudah mengetahui perkembangan sektor Pendidikan Tinggi dapat berkembang, namun terdapat sejumlah hal yang memungkinkan di antaranya sektor ini akan bertambah besar dan menjadi lebih terdiferensiasi, lebih internasional dengan mobilitas tinggi, universitas multinasional, atau konsorsium universitas, pendidikan online lebih banyak sehingga lebih sedikit universitas berbasis kampus, serta pemanfaatan teknologi.
Dr John Scott Younger, penasihat Presiden University dari Universitas Glasgow, menambahkan, pihaknya sangat berperan aktif dalam perkembangan teknik sipil dan infrastruktur di dunia dengan banyak penemuan dalam bidang ilmu pengetahuan, obat-obatan, dan teknik mesin yang terus berlangsung hingga saat ini. (RO/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved