Pengungsi Korban Gempa NTB Rentan Terkena Malaria

Indriyani Astuti
04/9/2018 19:05
Pengungsi Korban Gempa NTB Rentan Terkena Malaria
(ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

PENGUNGSI korban gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB) rentan terkena malaria. Sebab dari laporan dinas kesehatan NTB kabupaten Lombok Barat merupakan wilayah endemis malaria. Saat ini ada 44 orang positif malaria setelah dilakukan pemeriksaan darah secara massal.

Kepala Pelaksana Tugas Dinas Kesehatan Provinsi NTB Marjito menuturkan berdasarkan laporan, terdapat perindukan anopheles di dekat lokasi pengungsian. Namun sudah dilakukan pengendalian lingkungan, pengendalian vektor, dan pelatihan singkat tenaga sukarela oleh petugas dari Dinkes Kabupaten Lombok Barat.

Marjito menambahkan dua kasus baru malaria yakni orang warga Dusun Batu Kemaliq, Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat, positif telah terjangkit malaria.

"Mereka langsung ditangani petugas kesehatan dan dilakukan tindak lanjut untuk mengantisipasi kemungkinan adanya penularan. Dua orang itu awalnya dicurigai campak, tapi ternyata malaria, dan sekarang sudah sembuh dan sudah pulang,” terangnya melalui siaran pers yang dirilis Kementerian Kesehatan, pada Selasa (4/9).

Adapun 44 orang lainnya yang positif malaria sudah diobati dengan artemisinin combination treatment (DHP dan Primakuin). Pada Minggu (26/8) mereka dirawat di Puskesmas Gunung Sari, hingga Selasa (28/8) mereka sudah diperbolehkan pulang. Petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat melakukan kegiatan kontak survey/ mass blood survey (MBS) untuk mencari kemungkinan penularan.

“MBS dilakukan terhadap 936 orang, dan yang positif sebanyak 44 orang,” kata Marjito.

Langkah pencegahan, Kementerian Kesehatan telah mendistribusikan kelambu massal ke daerah endemis tinggi termasuk NTB sebelum bencana gempa terjadi.

Pada Jumat (10/8), Kemenkes telah mengirimkan 300 lembar kelambu ke daerah terdampak terberat akibat gempa di Lombok, yakni Kabupaten Lombok Utara. Pemerintah provinsi NTB telah didistribusikan 100 lembar kelambu ke Kabupaten Lombok Utara dan 100 lembar ke Kabupaten Lombok Timur. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya