Menengok Keindahan Pulau Ketawai

Rendy Ferdiansyah
15/6/2015 00:00
Menengok Keindahan Pulau Ketawai
(MI/Rendy)
PERPADUAN terik mentari, hembusan angin sepoi, dan deburan ombak, sangat terasa di Pulau Ketawai, Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Belitung. Pulau wisata ini gampang dijangkau, hanya berjarak sekitar 18 km dari Kota Pangkalpinang.

Untuk mencapai Pulau Ketawai, wisatawan bisa berangkat dari Ketapang, Pelabuhan Pangkal Balam, Pangkalpinang atau dari Desa Kurau, Kabupaten Bangka Tengah. Lama perjalanan hanya 1-1,5 Jam. Pulau ini semakin indah memikat karena ribuan pohon kelapa yang rindang, dan hamparan pasir putih yang membentang di sepanjang garis pantai.

''Saya baru sekali ini ke Pulau Ketawai. Ternyata pulau ini begitu indah, tidak seperti apa yang saya bayangkan,'' kata Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigadir Jenderal Gatot Subiyaktoro, saat berkunjung ke pulau ini, akhir pekan lalu.
Dalam kunjunganya itu, Kapolda ikut melepaskan tukik dan menanam mangrove di Ketawai.

Hanya saja, lanjut Gatot, Pulau Ketawai kurang sentuhan. "Kalau fasilitasnya dilengkapi, keindahannya bisa melebihi Kepulauan Seribu di Laut Jawa."

Ia yakin, dengan sentuhan pembangunan oleh pemerintah, akan banyak wisatawan, lokal dan asing, yang berkunjung. ''Ketawai tidak hanya indah pulaunya saja, tapi juga terumbu karangnya sangat bagus. Pengunjung juga bisa diving dan snorkeling.''

Lepas tukik

Untuk menjaga ekosistem alam di Pulau Ketawai, Polda Kepulauan Bangka Belitung melepaskan 500 anak penyu (tukik). Kapolda berharapat saat wisatawan berkunjung, mereka bisa melihat penyu di sekitar pulau.

Selain melepaskan tukik, Polda Babel juga menanam pohon Mangrove di sepanjang bibir pantai. ''Ini upaya kami untuk menghijaukan seluruh pesisir pulau, sehingga kehijauan pulau ini tidak hanya oleh pohon kelapa tapi juga mangrove,'' lanjut Gatot.

Suryani, 45, wisatawan yang datang ke Ketawai menyayangkan sarana transportasi yang masih minim untuk menuju pulau ini. "Pulau ini indah dan layak untuk dikunjungi. Hanya saja kami kesulitan angkutan umum laut untuk sampai ke sini."
Dia mengaku untuk berkunjung bersama 7 keluarganya harus mengeluarkan uang sekitar Rp1 juta untuk ongkos transportasi, menyewa perahu nelayan. (N-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya