Kapolda Babel Perintahkan Polres Awasi Elpiji 3 Kg
Rendy Ferdiansyah
13/6/2015 00:00
(ANTARA/Ampelsa)
KAPOLDA Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Brigadir JendEral (Brigjen) Gatot Subiyaktoro meminta seluruh Polres jajarannya memantau peredaran elpiji 3 kg.
"Saya sudah menyampaikan ke seluruh polres untuk memantau peredaran elpiji kemasan 3 kg di wilayah hukumnya masing-masing," kata Gatot, Sabtu (13/6).
Sebab, masih kata Gatot, elpiji 3 kg subsidi tersebut rawan disuntik atau dipindahkan ke elpiji kemasan 12 kg. "Elpiji kemasan 3 kg ini kerap kali disuntik ke tabung 12 kg. Untuk itu perlu pengawasan," ujar Kapolda.
Perbedaan harga yang begitu jauh, menurut Gatot, membuat elpiji 3 kg disuntik ke kemasan 12 kg. Hal ini tentunya membuat pengecer nakal mendapatkan keuntungan.
"Elpiji kemasan 3 kg harganya Rp19 ribu per tabung. Sedangkan kemasan 12 kg mencapai Rp160 ribu per tabung. Kan selisih harganya begitu jauh, jadi rentan terjadi penyelewengan dengan memindah isi 3 kg ke 12 kg," jelas Kapolda.
Dikatakan, kalau ada masyarakat yang mengetahui agen melakukan penyelewengan seperti itu, hendaknya dia melapor dan tentu laporan itu akan ditindaklanjuti. (Q-1)