Purbalingga Siapkan Pasar Murah

Liliek Dharmawan
12/6/2015 00:00
Purbalingga Siapkan Pasar Murah
(Antara)
PEMKAB Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng), akan melakukan operasi pasar (OP) saat harga mengalami kenaikan hingga di atas 25%.

Hal itu sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) no 22 tahun 2005. Saat sekarang yang dilakukan adalah memastikan stok kebutuhan pokok yang ada di pasaran serta menyiapkan pasar murah.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Dinperindagkop) Purbalingga Agus Winarno mengungkapkan berdasarkan Permendag no 22 tahun 2005, OP baru akan dilaksanakan ketika harga naik di atas 25%.

"Sementara ini, kenaikan harga kebutuhan pokok masih relatif wajar. Meski demikian, pemkab tengah menyiapkan program pasar murah, terutama nanti jika sudah memasuki bulan Ramadan atau menjelang Lebaran," kata Agus, Jumat (12/6).

Dikatakan, pihaknya juga memastikan tercukupinya stok kebutuhan pokok untuk masyarakat. "Pendataan yang kami lakukan menyebutkan kalau stok di pasaran mencukupi. Untuk gula pasir stok mencapai 200 ton, tepung terigu 300 ton, elpiji 12 kg 7,4 ribu, gas 3 kg 18,4 ribu tabung, dan stok beras mencapai 24,1 ribu ton. Stok berasa berasal dari Puspahastama 100 ton, di Gudang Bulog 4 ribu ton lebih dan 20 ribu ton di tingkat masyarakat," ujarnya.

Dikatakan oleh Agus, pihaknya bersama dinas atau instansi lainnya seperti kepolisian juga terus mengintensifkan pemantauan di pasaran.

"Salah satu yang mendapat perhatian adalah munculnya merica palsu. Saat sekarang merica palsu sudah diamankan. Kami juga minta kepada pedagang untuk tidak memperjualbelikan merica tersebut," tandasnya. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya