Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
NOSTALGIA kejayaan masa naik kereta api sepanjang 100 kilometer jurusan Semarang-Rembang, Jawa Tengah, akan diwujudkan kembali. Jalur kereta api mati suri itu akan dihidupkan lagi menjadi jalur potensial antardaerah.
Bekas rel kereta api yang mulai hidup sejak 1900 dan ditutup pada 1975 itu tidak terlihat lagi. Kemudian suasana bekas stasiun kereta api di Kecamatan Sayung, Demak, sudah berubah fungsi sebagai tempat usaha.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana melakukan reaktivasi jalur tersebut pada 2023. Jalur yang melintasi Semarang, Demak, Kudus, Pati, dan Rembang akan dihidupkan lagi.
Kepala Seksi Perkerataapian Dishub Jawa Tengah Fajar Rahmat menyatakan reaktivasi jalur rel Semarang-Rembang menjadi prioritas untuk di-kerjakan. Proyek itu sudah bisa dimulai sebelum 2023.
Penghidupan kembali jalur kereta api Semarang-Rembang menjadi kebutuhan transportasi sekalian mengurangi kepadatan di jalur pantura.
Untuk menghidupkan kembali jalur itu, lanjutnya, tahap pertama reaktivasi jalur rel akan dilaksanakan dari Semarang ke Pati, kemudian dilanjutkan tahap kedua dari Pati ke Rembang. Saat ini masih memasuki tahap pembahasan detail engineering design dari Kementerian Perhubungan.
Jalur Semarang-Rembang juga berpotensi untuk menghidupkan perekonomian di jalur yang dilintasi, termasuk sektor pariwisata.
Pengamat transportasi dari Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, Djoko Setijowarno, secara terpisah menyambut baik rencana pengaktifan jalur kereta di pantura tersebut.
Djoko optimistis jalur kereta api itu bisa dibangun. “Tidak mesti menggunakan trek lama. Seperti pada reaktivasi jalur kereta api Purwokerto-Wonosobo, sebanyak 70% ialah trek baru dan sisanya trek lama,” ujarnya.
Sama halnya di Banten, PT KAI diminta mengaktifkan lagi jalur Stasiun Saketi-Bayah sepanjang 89 km. Pengoperasian kereta api Saketi-Bayah dilakukan pada 1944 setelah pembangunan yang dikerjakan para romusa selesai. Pengaktifan lagi jalur kereta itu untuk menumbuhkan perekonomian. (AS/Ant/N-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved