Jelang Ramadan, harga Cabai Rawit Tembus Rp90.000 Per Kg
Palce Amalo
08/6/2015 00:00
(MI)
MENJELANG Ramadan, harga bahan kebutuhan pokok di Pasar Induk Kasih di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Senin (8/6), mulai melonjak. Sesuai pantauan lonjakan harga disebabkan persediaan bahan kebutuhan pokok di pedagang terbatas. Bahan kebutuhan pokok yang naik harga ialah cabai, bawang putuh, daging ayam, dan telur.
Cabai rawit malah naik sampai Rp90.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp68.000 per kilogram. "Saat ini pasokan cabai rawit hanya berasal dari satu lokasi di Kabupaten Timor Tengah Selatan sehingga persediaan terbatas yang memicu harga naik," kata Iwan, pedagang di pasar tersebut.
Ia mengatakan pasokan cabai dari sentra produksi di wilayah Amfoang, Kabupaten Kupang terus berkurang sejak dua pekan lalu. Saat ini tidak ada lagi pengiriman cabai dari wilayah itu. "Lonjakan cabai selalu bergantung dari pasokan," ujarnuya.
Sedangkan cabai merah biasa naik sebesar Rp5.000 per kilogram dari harga Rp30.000 per kilogram menjadi Rp35.000 per kilogram. Penaikan harga juga terjadi pada daging ayam ukuran besar naik menjadi Rp35.000 per ekor dari harga Rp30.000 per ekor. Adapun harga ayam ukuran sedang naik dari Rp25.000 per ekor menjadi Rp30.000 per ekor.
Telur naik dari Rp38.000 per rak isi 30 butir menjadi Rp43.000 per rak. "Dalam satu pekan ini telur sudah naik dua kali, dan kenaikan harga ini berawal dari distributor," ujar Natan pedagang telur. Natan menduga telah terjadi permainan harga telur oleh pemasok. Karena harga naik di tingkat distributor, harga telur di pengecer turut naik. "Kami memastikan jelang ramadan, harga telur naik lagi," kata dia. (Q-1)