Kejati Sulsel Verifikasi Aset ABU Tours di 16 Provinsi

Lina Herlina
27/8/2018 16:28
Kejati Sulsel Verifikasi Aset ABU Tours di 16 Provinsi
(MI/Lina Herlina )

KEJAKSAAN Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel), melalui Tim Jaksa Peneliti akan melakukan verifikasi terhadap aset PT Amanah Bersama Ummat atau ABU Tours, yang telah disita oleh pihak Kepolisian Daerah Sulsel.

Kepala Kejati Sulsel, Tarmizi mengatakan bahwa pihaknya sudah harus memulai melakukan hal tersebut lantaran aset ABU Tours yang disita berada di 16 provinsi di Indonesia. Sehingga harus segera dilakukan.

Apalagi, sebelum persidangan dimulai atau dalam waktu tertentu pihak kejaksaan harus sudah mengetahui apa saja yang disita, alamat jika itu berbentuk tanah atau bangunan, dan jumlah lembaran jika itu uang.

"Sudah perintahkan tim jaksa peneliti untuk memverifikasi aset yang tersebar di 16 provinsi itu. Karena, dua hari sebelum sidang aset itu harus sudah diketahui. Mulai fisiknya, tempatnya dimana, dan alamatnya dimana," seru Tarmizi.

Karena menurutnya, pada saat berkas dan tersangka semua sudah masuk tahap kedua. Maka kewenangan atas aset yang disita selama penyelidikan hingga penyidikan oleh pihak kepolisisan akan menjadi wewenang jaksa penuntut umum.

"Untuk itu, kita menurunkan dua tim dalam hal ini, yaitu tim penyidik kejaksaan dan tim jaksa penuntut umum untuk melakukan verifikasi terhadap berkas perkara yang telah disita," lanjut Tarmizi.

Sebelumnya lolisi telah menyita berbagai aset terkait ABU Tours sebagai barang bukti. Antara lain berupa lebih 40 aset benda tidak bergerak seperti tanah dan bangunan, 36 kendaraan bermotor, alat elektronik, alat usaha, dan uang tunai. Totalnya lebih Rp250 miliar.

"Dalam waktu dekat masih ada lagi aset yang milik ABU Tours akan disita. Tapi masih dalam proses, karena ada juga yang pindah tangan," ungkap Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani.

ABU Tours sendiri dilaporkan ke polisi setelah menelantarkan 86 ribu jemaah umrah dari 16 provinsi. Padahal mereka telah menyetorkan uang ke perusahaan itu tapi gagal umrah. Diperkirakan uang setoran jemaah sekitar Rp1,4 triliun. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya