Kemarau, Harga Beras Naik di Klaten

Djoko Sardjono
26/8/2018 13:09
Kemarau, Harga Beras Naik di Klaten
(ANTARA/Dhemas Reviyanto)

HARGA beras kualitas medium di pasar tradisional Klaten, Jawa Tengah, bergerak naik sejak pekan lalu. Kenaikan harga bahan pokok pangan itu disebabkan karena daerah tidak ada panen padi musim kemarau ini.

Pantauan di Pasar Induk Klaten, Minggu (26/8), harga beras IR-64 Rp10.000 per kg atau naik Rp500, Mamberamo naik dari Rp10.500 menjadi Rp11.000 per kg, dan Mentik yang semula Rp11.000 menjadi Rp12.000 per kg.

"Harga mulai naik. IR-64 dan Mamberamo naik Rp500 dan Mentik Wangi Rp1.000 per kg. Ya, faktor musim kemarau ini tidak ada panen," kata Maryati, pedagang beras di lantai II pasar tradisional tersebut.

Lantaran musim kemarau, air irigasi menjadi kering. Sehingga petani di beberapa daerah beralih tanam palawija, seperti jagung dan kedelai.

Sementara, harga daging ayam potong dan telur cenderung turun. Pekan ini, daging ayam Rp30.000 per kg, turun Rp10.000 dari bulan lalu. Pun telur turun, yang semula mencapai Rp27.000 per kg turun menjadi Rp20.000 per kg.

Salah satu penjual daging ayam dan telur di Pasar Induk Klaten, Slamet, mengatakan bahwa sekarang pasokan dari peternak ayam potong dan petelur lancar. Sehingga, stok di pasar cukup banyak dan hal itu yang mendorong harga turun saat ini. (OL-7)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya