SEEKOR gajah liar sejak tiga hari terakhir berkeliaran di kawasan permukiman warga Desa Lhok Bot, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya, Aceh. Hewan berbelalai itu juga menggasak tanaman perkebunan warga.
Informasi diperoleh Media Indonesia, ribuan batang tanaman kelapa sawit, karet, pisang, pinang dan pisau hancur diamuk gajah liar itu. Satwa dilindungi tersebut biasanya menyerang saat malam hingga menjelang pagi.
Karena itu warga takut pergi beraktivitas di kebun. Mereka takut kepergok binatang bertubuh besar itu. "Petani takut berpapasan dengan gajah. Daripada diamuk kan lebih bagus menghindar" kata Abdullah, warga Setia Bakti, Kamis (4/6).
Apalagi binatang berdaun telinga lebar itu sering mengamuk. Bahkan tidak jarang petani di Kabupaten Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie, dan Bireuen tewas diserang gajah liar.
Lebih parah lagi saat malam hari, gajah mondar-mandir berkeliaran di sekitar rumah petani. Warga pun tidak berani keluar rumah.
Gajah itu juga menggasak tanaman sekitar rumah. "Kalau sudah terbit matahari, baru gajah kembali masuk hutan. Tapi besoknya berkeliaran lagi" kata warga lainnya.
Petani setempat mengharapkan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) segera menangani persoalan tersebut. Mereka khawatir terjadi konflik gajah dengan warga. (Q-1)