Pascapenembakan Dua PJR, Polisi Berjaga di Lokasi Kejadian

Nurul Hidayah
25/8/2018 15:40
Pascapenembakan Dua PJR, Polisi Berjaga di Lokasi Kejadian
(Ilustrasi--thinkstock)

DUA anggota Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Jawa Barat yang bertugas di ruas Tol Kanci-Pejagan ditembak orang tidak dikenal. Aparat kepolisian, termasuk pasukan khusus Brimob, hingga kini masih berjaga di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Sabtu (25/8) siang, sejumlah kendaraan polisi dan Brimob terparkir tepat di bahu jalan lokasi penembakan dua anggota PJR Polda Jabar semalam. Tepatnya di Tol Kanci-Pejagan Kilometer 224 di ruas Kanci menuju Pejagan (Brebes) yang masuk wilayah Desa Tambelang, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon, Jabar.

Beberapa di antaranya terlihat lengkap dengan senjata laras panjang. Seorang anggota Brimob yang enggan disebutkan namanya menyebutkan jika ada sekitar 12 personel yang hingga kini masih berjaga di lokasi tersebut.

Lokasi kejadian tidak jauh dari lokasi permukiman warga. Dari sawah atau permukiman warga menuju lokasi kejadian dibatasi menggunakan pagar kawat berduri. Terdapat satu baris kawat berduri yang bolong dan diduga sebagai pintu masuk penembak menuju tol.

Saat ini, pintu masuk tersebut sudah dibatasi oleh garis polisi. Selain itu, di sekitar lokasi kejadian juga terdapat gubuk yang dijadikan sebagai peternakan lele.

Terlihat pula dua anjing pelacak jenis campuran herder dan rottweiller yang disiagakan di lokasi kejadian sejak subuh tadi. Kedua anjing tersebut memiliki keahlian mendeteksi peledak dan senjata termasuk melakukan pelacakan. Mereka diturunkan untuk mencari sejumlah bukti. Namun petugas enggan untuk menyebutkan bukti apa yang sudah berhasil didapatkan.

Sementara itu, Humas PT Semesta Marga Raya (SMR) Tol Kanci-Pejagan, Sutono, membenarkan bahwa lokasi penembakan tidak jauh dari permukiman warga.

"Sekitar 200 meter (dari permukiman warga)," ungkap Sutono.

Namun, ia sendiri enggan untuk berkomentar mengenai kronologi kejadian dengan alasan merupakan kewenangan dari kepolisian.

Seperti diberitakan, dua orang anggota PJR Ditlantas Polda Jabar yang bertugas di Tol Kanci-Pejagan, ditembak orang tak dikenal pada Jumat (24/8) sekitar pukul 21.30 WIB. Kedua anggota PJR itu ialah Aiptu Dodon Kusdianto dan Aiptu Widi Harjan. Keduanya mengalami luka tembak di bagian tangan dan dada dan saat ini masih menjalani perawatan di RS Mitra Plumbon, Cirebon.

Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, saat mendatangi RS Mitra Plumbon, mengungkapkan, saat tengah bertugas kedua anggota PJR tersebut melihat tiga orang yang tengah duduk di pembatas jalan. Bermaksud mengingatkan agar tidak duduk di lokasi tersebut karena membahayakan, tiba-tiba satu dari ketiga orang tersebut mengeluarkan senjata api dan langsung menembak petugas.

"Para pelaku kemudian melarikan diri," ungkap Agung.

Terkait penyerangan tersebut, Agung menyatakan belum bisa dikaitan dengan aksi terorisme.

"Belum bisa dikaitkan dengan aksi teror," ungkap Agung.

Karena bisa saja mereka merupakan pelaku kejahatan yang sedang menunggu korban. Kepada masyarakat, Agung meminta tidak perlu takut karena polisi terus berupaya untuk melakukan penyelidikan dan memburu pelaku kejahatan tersebut akan kasus ini bisa segera terungkap. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya