Masih 40% Areal Sawah di Banyumas belum Masuki Tanam

Liliek Dharmawan
03/6/2015 00:00
Masih 40% Areal Sawah di Banyumas belum Masuki Tanam
(MI/Liliek Dharmawan)
DINAS Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbunhut) Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) meminta kepada petani agar secepatnya mengolah sawah. Sebab, kalau masa tanam melebihi bulan Juni, maka sangat rawan mengalami kekeringan.

Kepala Dispertanbunhut Banyumas Tjutjun Sunarti meminta kepada petani di Banyumas agar segera mengolah sawah.

''Maksimal Juni ini. Jika sudah melebihi bulan Juni, maka akan sangat rawan kekeringan. Oleh karena itu, kami mengimbau agar petani segera melakukan pengolahan tanah dan memasuki masa tanam, agar terhindar dari kekeringan,'' kata Tjutjun, Rabu (3/6).

Dikatakan oleh Tjutjun, dari target tanam seluas 34 ribu hektare (ha), yang telah masuk penanaman seluas 20 ribu ha, sedangkan 14 ribu ha lainnya masih belum. "Kami berharap petani segera saja menanam padi dengan varietas padi usia pendek supaya tidak mengalami kekeringan," ujarnya.

Dispertanbunhut, ujar Tjtutjun, juga memastikan kecukupan pupuk di Banyumas.

''Berdasarkan kuota dengan kebutuhan, pupuk bakal mencukupi kebutuhan petani di Banyumas. Jika nantinya ada kekurangan di salah satu kecamatan, maka bisa ada realokasi dari kecamatan lainnya. Yang penting, jumlah yang dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan sesuai dengan kuota,'' katanya. (Q-1



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya