Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEDATANGAN Menteri Pariwisata Arief Yahya ke Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, untuk meresmikan objek wisata Orchid Forest Cikole di Lembang disambut unjuk rasa dari sejumlah warga yang mengatasnamakan Forum Peduli Bandung Utara, Jumat (24/8).
Pengunjuk rasa yang sebagian besar merupakan warga Lembang ini menuntut Perum Perhutani selaku pemangku kebijakan pengelolaan Hutan Lindung Terbatas (HLT) Kawasan Bandung Utara dan pemerintah segera melakukan upaya pelestarian kawasan hutan.
"KBU berfungsi sebagai kawasan tangkap, resapan dan penyedia air bawah tanah bagi kawasan Bandung Raya serta menjadi penghasil udara bersih dan sejuk untuk Kawasan Jawa Barat sesuai Perda No 2 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengendalian Pemanfaataan Ruang KBU sebagai kawasan Strategis Jawa Barat," ungkap Koordinator Aksi, Suherman, di pintu masuk Orchid Forest Cikole.
Disinyalir, kata dia, Perum Perhutani tidak mengindahkan amanat Perundang-undangan yang berlaku dan hanya mengedepankan monopoli, kepentingan bisnis, dan ego sektoral.
Pihaknya pun menemukan beberapa indikasi adanya kegiatan yang berdampak terhadap kerusakan hutan, di antaranya rusaknya bagian batang pohon pinus oleh kegiatan penyadapan getah yang melebihi batas. Lalu, berkurangnya fungsi tangkapan dan resapan air sebagai imbas dari kegiatan wisata di dalam kawasan hutan lindung tanpa adanya reboisasi.
"Dengan kondisi hutan yang semakin kritis dan memprihatikan, pihak pengelola diduga tidak berupaya merehabilitasi hutan lindung sehingga tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Kalau dibiarkan seperti ini, dampak bencana tak bisa dihindari, air tanah akan sulit didapat, udara tidak sehat lagi. Bahkan, bisa terjadi banjir dan longsor, terlebih lagi di KBU terdapat patahan Lembang," jelasnya.
Sementara itu, dalam acara peresmian Orchid Forest Cikole ini, Kementerian Pariwisata akan mengembangkan destinasi digital dan nomadic tourism yang merupakan program strategis, seperti yang sudah dilaksanakan pengelola Orchid Forest. Hal ini agar target kunjungan 17 juta wisatawan mancanegara dan pergerakan 270 juta wisatawan Nusantara di tahun ini bisa tercapai.
"Hadirnya pelaku usaha untuk mengembangkan pariwisata merupakan hal penting, karena tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah saja. Melalui kerja sama yang baik, akan tercipta sebuah harmonisasi sekaligus mempercepat pembangunan pariwisata di Indonesia. Apalagi, pariwisata telah ditetapkan sebagai core economy bangsa," terang Menpar.
Menurut Arief, destinasi digital adalah sebuah produk pariwisata yang kreatif dan dikemas secara kekinian atau zaman now. Dia menjelaskan, keinginan generasi milenial maupun individu yang senang 'berbagi' di media sosial menjadi potensi baik untuk meningkatkan pariwisata dunia digital.
"Kalau menurut bahasa anak muda, biasa menyebut destinasi yang Instagramable," ucap Arief.
Sekretaris Kemenpar, Ukus Kuswara, mengatakan, kerjasama Kemenpar melalui brand Wonderful Indonesia dengan co-branding partner merupakan sinergi simbiosis mutualisme yang akan memberi manfaat pada kedua belah pihak.
"Brand Wonderful Indonesia memiliki posisi tawar tinggi di dunia, dengan melakukan co-branding, kita bisa melakukan efisiensi anggaran, co-creation, dan meningkatkan exposure masing-masing brand," kata Ukus. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved