Jokowi Diminta Selesaikan Kasus Lapindo

Al Abrar
28/5/2015 00:00
Jokowi Diminta Selesaikan Kasus Lapindo
(ANTARA FOTO/Eric Ireng)
PERJUANGAN warga korban lumpur lapindo hingga memasuki tahun ke-9 masih belum selesai, saat ini masyarakat menunggu realisasi janji Presiden Joko Widodo semasa kampanye untuk menghadirkan negara dalam menyelesaikan lumpur di area tambang tersebut.

Menurut Koalisi masyarakat sipil, sampai saat ini belum ada satu pun langkah pemerintah untuk hadir menyelesaikan masalah ini. Padahal, masalah Lapindo merupakan satu dari sekian banyak kejahatan koorporasi pertambangan di indonesia.

"Negara harusnya hadir sebagai representasi rakyat. Harusnya pemerintah menilai kasus Lapindo sebagai kasus kejahatan koorporasi pertambangan yang serius," kata Ketua Jaringan Advokasi Tambang Ki Bagus Adi Kusuma kantor Kontras, Jakarta, Kamis (28/5).

Apalagi, kata Bagus, ditambah banyaknya korban berjatuhan dari anak-anak karena terporosok di lubang milik PT Minarak Lapindo ini.

"Sejak awal Januari sudah sembilan anak yang meninggal dari 2011-2014, yang dibiarkan saja oleh perusahaan yang seharusnya bertangung jawab. Satu lagi terakhir adalah bulan lalu, jadi total 10 orang."

"Belum ada tindakan kongkret untuk menindak perusahaan. Janji Jokowi menghadirkan negara dalam kasus ini belum terjadi," imbuh dia. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya