TNI AD Imbau Jajarannya Antisipasi Kegiatan Kontroversial

Golda Eksa
18/8/2018 21:23
TNI AD Imbau Jajarannya Antisipasi Kegiatan Kontroversial
Karnaval anak-anak TK Kartika V Probolinggo saat perayaan HUT Kemerdekaan Indonesia yang mengenakan cadar warna hitam dan menenteng replika senjata api.(Twitter.com)

MARKAS Besar TNI Angkatan Darat angkat bicara terkait kontroversi karnaval yang melibatkan anak-anak TK Kartika V Probolinggo saat perayaan HUT Kemerdekaan Indonesia. Dalam kegiatan itu sekelompok bocah terlihat mengenakan cadar warna hitam dan menenteng replika senjata api.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Kolonel Arh Chandra Wijaya ketika dihubungi Media Indonesia, Sabtu (18/8), mengakui bahwa TK Kartika V berada di bawah naungan TNI AD melalui Komando Distrik Militer (Kodim) 0820/Probolinggo.

"Memang benar TK itu dibawah binaan Kodim. Namun, penggunaan atributnya tanpa sepengetahuan Dandim (Letkol Kav Depri Rio Saransi) dan pimpinan lainnya. Penggunaan atribut itu merupakan inisiatif dari Kepala Sekolah TK Kartika V," katanya.

Guna mencegah terulangnya kasus serupa, sambung dia, Mabes TNI AD mengimbau kepada seluruh satuan yang mempunyai sekolah di wilayah masing-masing untuk lebih memperhatikan secara detail materi kegiatan. Pimpinan TNI AD berharap kegiatan yang mengandung kontroversial tidak terjadi lagi.

Mengenai sanksi kepada pimpinan dan jajaran Kodim 0820/Probolinggo, imbuh dia, hal itu sepenuhnya diserahkan kepada Komando Daerah Militer (Kodam) V/Brawijaya selaku komando utama yang membawahi kodim tersebut.

"Kasusnya sudah diklarifikasi melalui konferensi pers di lokasi. Itu bukan kesalahan insitusi, melainkan kesalahan pihak sekolah. Meski demikian soal sanksi itu terserah Kotama (Kodam)," tandanya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya