Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GEMPA bumi tektonik berkekuatan 6,8 skala Richter (SR) dilaporkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengguncang Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada pukul 22.35 Wita dengan jarak 128 kilometer.
Berdasarkan keterangan yang dirilis BMKG, lokasi gempa berada pada 7,53 Lintang Selatan (LS)-119,88 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 559 kilometer.
Getaran gempa juga dirasakan hingga di Kabupaten Ende dan Sumba Barat Daya di Pulau Sumba. Namun, gempa bumi tersebut tidak menimbulkan tsunami. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa cukup besar tersebut.
Sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis bahwa gempa juga dirasakan di Kota Mataram selama 3 detik, Lombok Tengah selama 3-4 detik, dan Kota Ende selama 3 detik.
"Intensitas gempa dirasakan di beberapa daerah adalah di Bima, Lombok Utara II SIG-BMKG (IV MMI), Waingapu II SIG-BMKG (III-IV MMI), Mataram, Loteng, Kuta II SIG-BMKG (III MMI), Denpasar II SIG-BMKG (II-III MMI), Lobar I SIG-BMKG (II MMI)," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangannya, Jumat malam.
Dari intensitas gempa dirasakan tersebut maksimal adalah sedang. Umumnya, lanjut Sutopo, bangunan tidak mengalami kerusakan.
"Bangunan akan mengalami kerusakan parah jika menerima intensitas gempa dirasakan lebih besar dari VI MMI (keras) seperti di Lombok tempo hari.
Kekuatan gempanya cukup besar yaitu 6,8 SR, tetapi berada pada kedalaman dasar laut yang dalam (559 km) sehingga dampak guncangan yang dirasakan tidak keras," katanya. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved