Bantuan untuk Lombok Mengalir

Yusuf Riaman
18/8/2018 08:20
Bantuan untuk Lombok Mengalir
(ANTARA)

GUBERNUR NTB Muhammad Zainul  Majdi atau biasa disapa Tuan Guru Bajang (TGB) menegaskan, pascagempa pihaknya sudah menetapkan mitigasi bencana menjadi bagian dari kurikulum pendidikan yang harus diajarkan di sekolah, mulai SD, SMP, hingga tingkat SMA.

“Supaya kalau datang bencana, nauzubillah kita tidak tahu kapan kita semua sudah punya pengetahuan yang memadai bagaimana meminimalisasi dampak-dampak yang tidak baik,” katanya saat menerima secara simbolis­ paket bantuan Dompet Kemanusiaan Media Group di lapangan kantor Camat Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, kemarin.

Penyerahan paket bantuan Dompet Kemanusian Media Group dilakukan oleh Pimpinan Redaksi Metro TV, Don Bosco Selamun, disaksikan oleh Lisa Lowhur Schad Chief CSR Officer Media Group, didampingi Ketua Yayasan Dompet Kemanusiaan Media Group Ali Sadikin, dan Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid.

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, juga hadir pada kesempatan yang sama menyerahkan bantuan warga Bandung senilai Rp2 miliar. Menurut TGB, semangat saling bantu dalam kebaik-an seperti yang dilakukan Media Group dan Pemkot Bandung­ harus terus ditradisikan. “Terima­ kasih kepada pemirsa Metro TV. Ini merupakan satu bukti nyata bahwa kita punya rasa persaudaraan yang sangat kuat. Kita ialah satu tubuh, ketika yang satu merasa sakit, yang lain akan ikut merasakan,” katanya

Terkait penanganan dampak gempa, TGB menjelaskan, masih dalam tanggap darurat hingga 25 Agustus mendatang. Dalam sepuluh hari ke depan paling tidak 10 ribu rumah sudah selesai proses verifikasinya.

“Saat ini yang betul-betul dibutuhkan masyarakat ialah terpal, tenda, MCK portable sebab banyak rumah warga yang hancur sehingga tidak bisa digunakan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Don Bosco Selamun mengatakan, sejak Dompet Kemanusiaan Media Group dibuka semangat masyarakat untuk menyumbang sangat besar. Sampai Kamis (16/8) pagi sumbangan yang masuk sudah mencapai Rp12 miliar lebih.

“Kami masih akan terus membuka dompet ini sampai waktu yang belum ditentukan. Kami betul-betul ingin menjadi bagian bagi saudara-saudara kita yang ada di Lombok dan sedang mengalami musibah,” ujar Don Bosco.

Sementara itu, Lisa Lowhur Schad menyebutkan, sejak gempa pertama telah disalur-kan sembako ke 55 dusun yang tersebar di Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Barat. Tim Dompet Kemanusiaan Media Group masih terus­ melakukan penyisiran dari satu kecamatan ke kecamatan lainnya untuk menyalur­kan bantuan.

Namun, sebutnya, yang paling penting ialah bagaimana penanganan pascagempa, “Kami akan koordinasi dengan Pak Gubernur kira-kira apa saja yang kita bisa ambil bagian dari yang nanti direncanakan,” katanya.

Don Bosco bersama rombongan juga ke Kabupaten Lombok Utara menyerahkan paket bantuan sembako di Manggala, Kecamatan Pemenang, diterima Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar. Di sini rombongan juga mendatangi rumah kontributor Metro TV Adhy Hendry yang hancur akibat gempa dan memberikan bantuan uang tunai dari CEO Media Group Surya Paloh Rp80 juta. (DW/J-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya