Bupati Sukabumi Ajak Warga Ikut Program Selingkuh

Benny Bastiandy
15/8/2018 21:06
Bupati Sukabumi Ajak Warga Ikut Program Selingkuh
(MI/BENNY BASTIAND)

BUPATI Sukabumi, Jawa Barat, Marwan Hamami, mewajibkan masyarakat melaksanakan program Selingkuh. Namun selingkuh itu bukan makna sebenarnya karena merupakan akronim dari Selamatkan Lingkungan Hidup.

"Kondisi alam harus bisa kita jaga. Jangan sampai lingkungan kita rusak karena kita tak bisa menjaga dan melestarikannya," tegas Marwan saat menghadiri HUT ke-57 Pramuka tingkat Kwartir Ranting Kecamatan Bojonggenteng sekaligus meninjau pelaksanaan kegiatan program Pipir Diurus (Pirus) di Posyandu Kenangan, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bojonggenteng.

Linear dengan program Selingkuh, kata Marwan, kegiatan Pirus juga merupakan bagian dari upaya penyelamatan lingkungan. Pirus alias Pipir Diurus bisa dimaknai mengurus lahan agar bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan.

"Program ini juga jadi bagian kemandirian pengelolaan wilayah," ujarnya.

Marwan mengingatkan masyarakat agar pengelolaan wilayah itu tak melulu mengandalkan bantuan pemerintah. Pengelolaannya bisa dilakukan secara swadaya dengan meningkatkan partisipasi dan peran serta masyarakat untuk membangun wilayah.

"Anggaran yang dimiliki pemerintah cukup terbatas. Makanya butuh semacam kerja sama dan partisipasi masyarakat untuk bersama-sama membangun wilayah," sebutnya.

Ia mengacungi jempol dengan inovasi dan kreativitas yang dilakukan pemerintahan Desa Bojonggaling untuk memaksimalkan potensi daerah. Inovasi itu diharapkan bisa menginspirasi wilayah lainnya agar semua potensi desa bisa digali maksimal.

"Pemerintahan Desa Bojonggaling betul-betul menyelenggarakan kegiatan yang bisa menginspirasi semangat atau ide pemikiran. Berbagai kegiatan ini bisa memunculkan potensi daerah yang nantinya bisa menarik masyarakat untuk bisa berkunjung ke Desa Bojongaling," ucapnya.

Kekompakan yang ditunjukkan warga Desa Bojonggaling bisa ditiru masyarakat di desa lainnya. Antusiasme masyarakat di wilayah itu jadi modal dan kunci utama kesuksesan membangun wilayah.

"Jangan dianggap sebelah mata peran masyarakat itu. Mereka menjadi bagian paling penting untuk membangun, menumbuhkan, serta mengangkat potensi desa," tandasnya.

Potensi yang digarap pemerintahan Desa Bojonggaling bersama masyarakat di antaranya Taman 1000 Kolecer (Baling-baling) serta Taman Pirus (Pipir Diurus). (A-1)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya