Gula Rafinasi Beredar, Petani Tebu Merugi

(AB/N-2)
09/8/2018 23:00
Gula Rafinasi Beredar, Petani Tebu Merugi
(Ist)

PETANI tebu di Jawa Timur mengeluhkan rendahnya harga gula di pasaran. Hal itu diduga akibat beredarnya gula rafinasi yang digunakan pabrik gula swasta. Para petani yang tergabung dalam Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia meminta pemerintah untuk menghentikan impor gula rafinasi.

Kemarin, Koordinator APTRI Jawa Timur A Mawardi menggelar rapat bersama pengurus APTRI dari 16 daerah di PG Kedawung. Ke-16 APTRI itu merupakan mitra dari PTPN XI yang membawahkan 16 pabrik gula di Jatim.

“Kami mengapresiasi pemerintah yang menetapkan harga pembelian gula oleh Bulog sebesar Rp9.700 per kilogram. Tapi, di pasaran saat ini, harga gula merosot di bawah harga Bulog karena adanya pabrik gula swasta yang menggunakan gula rafinasi sebagai bahan dasar,” ujar Mawardi.

Menurut dia, penggunaan gula rafinasi oleh pabrik gula swasta mematikan pabrik gula milik pemerintah di bawah naungan PTPN XI. “Saat pabrik gula pemerintah tidak berdaya, otomatis para petani tebu juga kekurangan darah.” (AB/N-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya