Kapal Angkut Beras Bulog 3 Ton Tenggelam di Perairan Lepar Pongok

Rendy Ferdiansyah
09/8/2018 18:35
Kapal Angkut Beras Bulog 3 Ton Tenggelam di Perairan Lepar Pongok
(ilustrasi---thinkstock)

KAPAL Motor (KM) kayu mengangkut beras Bulog seberat 3 ton dilaporkan tenggelam di Peraian Tanjung Gibang Lepar Pongok, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung, Rabu (8/8) kemarin.

Danposmat TNI AL Toboali, Letda Syamsudin, membenarkan adanya kapal kayu yang tenggelam di Perairan Lepar Pongok.

"Informasi yang kita dapat dari Camat Leparpongok, Dodi Kusuma, bahwa kapal yang membawa beras ke Pelabuhan Tanjung Sangkar tenggelam di Perairan Tanjung Gibang Pulau Lepar," kata Syamsudin di Bangka Selatan, Kamis (9/8).

Ia mengatakan, berdasarkan informasi, sebelum tenggelam, kapal berkapasitas 5 Gross Tonase yang dinakhodai Damawan, warga Desa Tanjung Sangkar, Kecamatan Lepar Pongok, berangkat dari Pelabuhan Sadai Toboali, Bangka Selatan, pada Rabu (8/8), sekitar pukul 17.00 WIB, hendak menuju Pelabuhan Tanjung Sangkar.

Namun, sekitar pukul 22.30 WIB, kapal itu belum sampai ke Pelabuhan Tanjung Sangkar, sehingga Camat Leparpongok, Dodi Kusuma, melaporkan ke Posmat TNI AL Sadai dan kemudian diteruskan ke Posmat TNI AL Toboali dan Satpolair Polres Basel.

"Dugaan kapal yang mengangkut beras bulog 3 ton itu tenggelam sekitar pukul 22.30 WIB," ujarnya.

Kemudian anggota gabungan dari TNI AL bersama Satpolair Polres Basel dan Polda Babel serta masyarakat nelayan pada malam hari itu juga langsung melakukan penyisiran dan pencarian di seputaran lokasi kejadian.

"Pukul 23.30 WIB kapal tersebut berhasil ditemukan dalam posisi tenggelam di Perairan Tanjung Gibang, namun saat ditemukannya kapal itu, nakhoda kapal belum ditemukan," jelas Syamsudin.

Ia menambahkan, setelah ditemukannya kapal tersebut kemudian anggota gabungan terus melanjutkan pencarian terhadap nakkoda kapal.

"Nakhoda kapal sekitar pukul 00.30 WIB berdasarkan informasi saudaranya sudah selamat berenang menggunakan penutup fiber ke Desa Penutuk," ungkap dia.

"Laka laut ini, tidak ada korban hanya saja kapal dan muatan beras 3 ton tidak bisa diselamatkan karena tenggelam," ucap Syamsudin. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya