Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), daerah bersiaga. Balai Taman Nasional (TN) Manupeu Tanah Daru dan Lawangi Wanggameti (Matalawa), Sumba, Nusa Tenggara Timur, mulai melakukan persiapan untuk menggelar apel siaga pencegahan dan penanggulangan karhutla.
“Apel siaga ini dalam rangka kesiapsiagaan dalam pengendalian karhutla yang kerap terjadi di Pulau Sumba,” kata Kepala Balai TN Matalawa, Maman Surahman, kepada Media Indonesia, kemarin.
Menurutnya, dalam beberapa hari ini terpantau titik panas di luar kawasan hutan konservasi. Namun, TN Matalawa memiliki kewajiban mengendalikannya. Apel siaga itu menggandeng aparat keamanan dari Polres Sumba Timur. Pengendalian karhutla juga melibatkan komunitas yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Api.
Siaga karhutla juga dilakukan aparat di Bangka Belitung (Babel). Polda Kepulauan Babel sudah memerintahkan seluruh polres untuk memantau karhutla di wilayah hukum masing-masing.
Kapolda Babel Brigjen Syaiful Zachri mengatakan pihaknya tidak main-main menindak bila ada masyarakat atau perusahaan yang sengaja membakar hutan dan lahan.
“Hingga saat ini memang belum ada pelaku yang kita dapati melakukan pembakaran hutan dan lahan di Babel, termasuk dari perusahaan. Jika memang ada, kita langsung ambil tindakan,” tegasnya.
Namun, di Kalimantan Selatan kebakaran hebat melanda kawasan wisata Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam di Kabupaten Banjar. Informasi yang diterima Media Indonesia, kebakaran di kawasan hutan alam dan konservasi itu terjadi Selasa (7/8) malam dan hingga kemarin belum bisa dipadamkan.
“Udara yang kering di kawasan perbukitan dan angin kencang membuat kobaran api sulit dipadamkan,” tutur Zulkarnaen, Koordinator Manggala Agni Kalsel, Rabu (8/8).
Selain itu, tim Manggala Agni yang diturunkan sebanyak 45 orang kesulitan memadamkan api karena lokasi pengambilan air di sisi lembah tahura, sementara kebakaran terjadi di bagian puncak. “Perlu waktu hampir 1 jam untuk mengambil air di bagian bawah. Ini sangat menyulitkan,” tambah Zulkarnaen.
Air rasa asin
Selain karhutla, persoalan klasik yang muncul saat musim kemarau panjang ini ialah kekeringan dan krisis air bersih. Dari Jawa Tengah, bencana kekeringan melanda Kabupaten Demak, Grobogan, Rembang, Blora, Pati, dan Jepara. Kesulitan air yang terjadi di Demak mengakibatkan ribuan warga di pesisir utara terpaksa mengonsumsi air bercampur dengan air asin sebab sumur dan sungai sudah tercemar air laut.
Demikian juga di Kabupaten Klaten, sebanyak 10 desa di empat kecamatan mengalami krisis air bersih. BPBD Klaten telah mengintensifkan pengiriman air bersih.
Masih seputar kekeringan, sebanyak 19 kendaraaan di setiap polsek baik di Kota maupun Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dimanfaatkan untuk mendistribusikan air bersih ke wilayah yang mengalami krisis air. Sudah 3 bulan Kabupaten/Kota Tasikmalaya kekeringan. Di Kota Cirebon, akan dibangun sumur bor untuk mengatasi krisis air. (DY/RF/AS/JS/AD/UL/N-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved