Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RUANG sidang paripurna DPRD Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) saat itu nampak meriah. Terlihat 25 orang anak usia 9-12 tahun bergegas memasuki ruangan sidang. Semua mengambil tempat, duduk di 25 kursi yang biasa dipakai anggota DPRD Halbar bersidang.
Mereka semua adalah peserta sidang paripurna anak. Sebuah forum rapat yang dipimpin, diikuti, diputuskan oleh anak-anak. Forum ini berfungsi sebagai media perkenalan anak kepada ketata negaraan.
Layaknya sidang paripurna, sidang ini juga menghadirkan
mitra kerja yaitu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
(PPPA),Yohana Susana Yambise, Wakil Gubernur Maluku Utara,Abdul Ghani
Kasuba dan Anggota DPR RI dapil Maluku Utara.
Kehadiran tiga “mitra kerja†sidang paripurna menyedot
perhatian anak-anak. Seorang anak antusias mengacungkan jari bertanya kepada
Menteri Yohana. “Pesta permainan anak apa yang ibu suka dari beberapa permainan
yang telah ibu coba di Jailolo sejak kemarin?â€. Tak mau kalah dengan peserta
lain, seorang anak mengacungkan jari, “Kami berharap ada ruang bermain anak
lebih banyak di siniâ€. Pernyataan tersebut langsung disambut tepuk tangan meriah
dari peserta lain.
Menanggapi pertanyaan peserta, Yohana menyatakan sangat
bangga dan mengapresiasi sidang paripurna anak ini.
“ Pertama kali dalam hidup saya, mengikuti sidang dengan
anggota DPR anak-anak. Cara seperti ini bisa menjadi model di Indonesia, karena
baru pertama kali ada sidang paripurna anak di Indonesia.
Irine Yusiana Roba , anggota DPR RI dapil Maluku yang hadir menyampaikan
Pancasila selain dikenal lewat lagu dan upacara harus dikenali juga dari
peraturan yang ada.
Contohnya jika mengacu pada Pancasila, hak pendidikan,
kesehatan, kesejahteraan anak harus dipenuhi tanpa membedakan SARA atau kaya
dan miskin. Jadi jika ada peraturan yang masih membeda-bedakan maka aturan itu
dapat kita katakan tidak sesuai Pancasila dan bertentangan UUD 1945 maka harus
diubah.
Dalam sidang itu, Menteri PPPA Yohana menyampaikan
kehadirannya untuk memastikan Kabupaten Halmahera Barat apakah pantas
masuk kota layak anak.
Ada 33 kriteria kota/kabupaten layak anak diantaranya
pemenuhan pusat bermain bagi anak, ruang terbuka hijau yang bisa di manfaatkan
oleh keluarga di dalam kota, fasilitas pendukung lainnya adalah taman bermain
bagi anak – anak yang masih di bangku TK, atau Paud, termasuk di dalamnya
pelayanan kesehatan yang siap setiap saat baik di kampung maupun di kota.
"Jika merujuk pada syarat dan kriteria tersebut, Kabupaten Halbar sangat berpotensi menjadi Kabupaten layak anak,"kata Irine yang juga anggota Fraksi PDIP DPR itu kepada pers di Jakarta, Minggu (17/5).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved