Bantu Pengungsi Rohingya, PKPU Terjunkan Tim Evakuasi

Syarief Oebaidillah
16/5/2015 00:00
Bantu Pengungsi Rohingya, PKPU Terjunkan Tim Evakuasi
(Warga etnis Rohingya di tempat penampungan di Kuala Langsa, Aceh--(ANTARA/Rony Muharrman))
KEBERADAAN pengungsi Rohingya Myanmar dan Bangladesh yang terdampar di pantai Aceh Utara menjadi perhatian serius lembaga kemanusiaan PKPU.

Sebagai bentuk solidaritas dan kemanusiaan, PKPU menurunkan tim evakuasi dan assesment dengan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, dan memberi bantuan darurat.

"Saat ini yang diperlukan adalah hygiene kit, selimut, alas tidur, sarung, obat-obatan dan distribusi  makanan," kata Manager Humas PKPU Sukismo, melalui rilisnya kepada pers, Sabtu (16/5).

Menurut Sukismo, PKPU akan mendistribusikan hygiene kits, pembuatan dapur air, pembuatan serambi nyaman, trauma healing, sistribusi sarung, selimut dan bantuan tim kesehatan.

Dikatakan, dari laporan yang diterima PKPU situasi terakhir daftar pengungsi di wilayah Aceh Utara berjumlah 581 orang dengan rincian wanita, termasuk ibu hamil 76 orang, laki –laki 462 orang, sementara anak-anak (balita dan remaja) sebayak 43 Orang.

Daftar pengungsi di wilayah Langsa berjumlah 790 Orang dengan rincian wanita 70 Orang, pria 660 orang, dan anak –anak 60 orang. Kondisi mereka saat ini kekurangan makanan dan menderita penyakit.

Seperti diberitakan, gelombang pengungsi dari Rohingya Myanmar dan Bangladesh membajiri Aceh dan ratusan orang terdampar di pantai Aceh Utara. Awalnya, mereka berupaya menyelamatkan diri menuju Malaysia dengan menggunakan perahu. Mereka menempuh perjalanan selama 3 bulan hingga akhirnya terdampar dan diselamatkan oleh nelayan Aceh di Selat Malaka.

Sebanyak 34 pengungsi Rohingya dikabarkan tewas dalam perjalanan laut tersebut. Pada awalnya mereka ditempatkan di Gelanggang Olah Raga (GOR) Lhoksukon Aceh Utara.
Namun saat ini semua pengungsi sudah dipindahkan ke Tempat Pendaratan Ikan (TPI). Jarak tempuh dari Lhoksukon ke Banda Aceh sekitar 313 kilometer.

Kemudian pada Jumat (15/5), sebanyak 790 yang juga berasal dari etnik Rohingya diselamatkan oleh nelayan di pelabuhan Kuala Langsa. Mereka datang dengan menggunakan perahu. Saat ini mereka masih berada di pelabuhan Kuala Langsa. Jarak tempuh dari Langsa ke ibu Kota sekitar 439 KM.

Sukismo menambahkan tim PKPU juga mendapatkan informasi ditemukan kembali 47 orang imigran Rohingya di Desa Sungai keruk, kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya