Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyatakan proses evakuasi korban gempa Lombok masih belum maksimal.
Pasalnya, ketersediaan alat berat untuk mengangkat reruntuhan masih terbatas. Pun evakuasi juga terkendala karena parahnya kondisi kerusakan bangunan terdampak gempa.
"Penanganan terkendala terbatasnya alat berat, luasnya daerah yang terdampak, listrik padam, saluran komunikasi mati, serta terganggunya akses karena rusaknya jembatan di tiga tempat yaitu jembatan Tampes, jembatan Lokok Tampes dan jembatan Luk," kata Sutopo di Kantor BNPB, Jakarta, Senin (6/8).
Dia menambahkan, saat ini pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berupaya mendatangkan alat berat yang diperlukan. Alat berat juga didatangkan pemerintah daerah. Wilayah Lombok Utara, lanjutnya, memerlukan bantuan alat berat paling banyak lantaran mengalami kerusakan paling parah.
"Berdasarkan laporan petugas di Kabupaten Lombok Utara, perkiraan kerusakan rumah di berbagai kecamatan yang terjadi tergolong parah. Seperti kerusakan di Kecamatan Kayangan 80%, Kecamatan Bayan mencapai 75%, Kecamatan Gangga 65%, Kecamatan Tanjung 85%, dan Kecamatan Pemenang 55%," ujarnya.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memerkirakan cuaca di wilayah NTB selama tiga hari ke depan cerah-berawan.
“Kondisi cuaca di NTB khususnya Mataram, Kota Bima, dan Sumbawa Besar untuk 3hari ke depan diprakirakan cerah-berawan. Kondisi ini diharapkan dapat mendukung Tim SAR gabungan untuk melakukan evakuasi dan penyisiran", kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.
BMKG mencatat, hingga Senin (6/8) sore pukul 15.00 WIB terjadi gempa susulan sebanyak 170 kali sejak gempa utama (main shock) pada Minggu (5/8). BMKG meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak khawatir dengan adanya gempa susulan.
"Gempa susulan dengan magnitudo terbesar terjadi pada 5,7 SR dari tadi malam (Minggu, 5/8). Dari jumlah total gempa bumi susulan tersebut, sebanyak 13 gempa yang dirasakan oleh masyarakat. Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," pungkasnya. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved