Wisatawan Diminta tidak Mendekati Gunung Krakatau

Antara
04/8/2018 17:15
Wisatawan Diminta tidak Mendekati Gunung Krakatau
(Petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau (GAK) menunjukkan layar seismograph digital di Pasauran, Serang, Banten, Sabtu (4/8). ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

POS Pemantau Gunung Anak Krakatau Lampung mencatat aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda masih normal, tetapi berstatus waspada atau level dua sehingga para nelayan dan wisatawan dilarang mendekat dalam radius 2 kilometer dari gunung api tersebut.      

"Agak sering terjadi tremor. Kemarin terjadi letusan 227 kali, namun kondisinya masih level dua atau waspada," kata Kepala Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau di Desa Hargopancuran Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan, Andi Suardi, Sabtu (4/8).

Ia mengingatkan semua pihak, terutama nelayan dan wisatawan, bahwa Gunung Anak Krakatau adalah gunung api aktif dan aktivitasnya fluktuatif.

"Karena itu, sejak minggu lalu dikeluarkan peringatan agar Gunung Anak Krakatau tidak didekati dalam radius 2 km, sedang sebelumnya hanya dalam 1 kilometer," katanya.

Meski aktivitas Gunung Anak Krakatau tercatat normal, ia kembali mengingatkan bahwa kondisi gunung api aktif itu sulit diprediksi.

Sehubungan itu, para nelayan dan wisatawan diminta untuk tetap mematuhi larangan, yakni tidak mendekati gunung api aktif di Selat Sunda itu. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya