TNI-Polri Perkuat Pasukan Tangani Karhutla di Sumsel

Dwi Apriani
03/8/2018 18:25
TNI-Polri Perkuat Pasukan Tangani Karhutla di Sumsel
(MI/Karhutla di Sumsel)

SEBAGAI salah satu tuan rumah Asian Games, Sumatra Selatan menjadi pusat perhatian karena daerah ini berpotensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Termasuk oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, di mana Sumsel menjadi konsentrasi utama dalam penanganan karhutla.

Seperti diberitakan, pada 2015 lalu karhutla di Sumsel cukup besar dan menyebabkan bencana asap, tak hanya menyebar di Sumatra, asap yang ditimbulkan itu juga menyerang negara tetangga. Hal itu tidak lain karena adanya kebakaran di lahan gambut yang dominasi berada di Sumsel, sehingga asap yang ditimbulkan tidak dapat dicegah meluas dan menyebar.

Usai apel gelar satuan tugas kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Sumsel, Jumat (3/8), Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, ancaman dan hambatan dalam pelaksanaan Asian Games termasuk karhutla harus dapat ditangani agar kegiatan ini dapat berjalan aman dan lancar.

"Semuanya harus bersatu dan terpadu menangani karhutla yang mengancam nama baik bangsa kita. Apalagi, saat ini negara kita sudah menjadi anggota Dewan Keamanan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa). Karenanya, Panglima dan Kapolri turun langsung dalam upaya mengawasi dan mengatasi karhutla," ucap Hadi.

Ia mengatakan, baru saja pihaknya melakukan apel komando untuk penanganan karhutla karena Sumsel merupakan bagian dari tuan rumah Asian Games. Ada kemungkinan asap bisa timbul kembali, karenanya baik TNI, Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Pemda tingkat I, Pemda tingkat II, serta bersama perusahaan swasta seperti Sinar Mas melakukan upaya pencegahan sejak dini.

"Sekarang kita fokus dengan konsep pembasahan gambut dengan memanfaatkan TMC (teknik modifikasi cuaca). Kebetulan ada angin siklon di arah Filipina, sehingga kita bisa lakukan penyemaian dengan harapan menjadi hujan," ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan monitor gambut agar tetap basah. Apalagi, ada 55 desa berpotensi terjadinya karhutla yang mengakibatkan timbulnya asap.

"Pasukan TNI dan Polri sudah upayakan agar tidak terjadinya kebakaran. Berdasar laporan satgas karhutla Sumsel, saya yakin pesta Asian Games tetap terlaksana lancar," ungkapnya.

Untuk TMC sendiri, kata Hadi, pihaknya telah melakukan penyemaian garam sudah dilaksanakan sejak 30 Juli 2018. Alhasil, hujan pun sudah dua kali turun di Sumsel.

"Selain dari TMC, kami juga lakukan perkuatan personil di lapangan. Kami tambah 200 personel dari TNI dan 200 personel dari Polri. Ini sudah kita sebar di seluruh area yang dicurigai akan berpotensi terjadinya karhutla," beber dia.

Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian mengatakan, pihaknya optimistis karhutla di Sumsel bisa dicegah. Sebab langkah-langkah pencegahan secara kuratif dan refresif sudah dilakukan.

"Kasus pembakaran lahan sudah diproses berdasar hukum yang berlaku. Siapapun yang membakar lahan pasti kita proses," ungkapnya.

Diakuinya, ketegasan ini dilakukan bukan hanya karhutla bisa merugikan masyarakat Indonesia melainkan sudah berurusan dengan nama baik bangsa. Apalagi saat ini Sumsel menjadi tuan rumah Asian Games sehingga bila terjadi kebakaran lahan dan bencana asap maka menjadi urusan bangsa.

"Citra bangsa kita dipertaruhkan," ungkapnya.

Kepala BNPB Willem Rampangilei mengatakan, pihaknya sudah memaksimalkan upaya penanganan karhutla di Sumsel dan sekitarnya. Apalagi dengan bantuan dari TNI dan Polri yang sudah konsentrasi dalam mencegah dan menangani kebakaran lahan.

Saat ini, pihaknya sudah memaksimalkan upaya pemadaman dengan pembasahan lahan gambut. Bahkan, upaya pemadaman oleh tim darat dan bantuan waterbombing sudah seefektif mungkin.

"Saat ini ada 8 helikopter yang sudah kita kirimkan ke Palembang. 6 helikopter sudah digerakkan untuk waterbombing. Sementara 2 helikopter untuk patroli," ucapnya.

Dalam waktu dekat ini, kata dia, BNPB akan mengirimkan lagi 2 helikopter untuk waterbombing. Dua helikopter ini sama dengan helikopter lainnya yakni mampu mengangkut air sebanyak 4.000 liter untuk waterbombing di atas lahan terbakar.

Terkait apel ini, Willem mengatakan, pihaknya memastikan kesiapan personel dan peralatan. Bahkan dibantu Sinar Mas yang juga sudah membantu upaya pemadaman dengan menurunkan 4 helikopter.

"Sejauh ini kita sudah imbau kepada perusahaan lain untuk turut membantu menurunkan helikopter. Namun kita juga memahami keuangan dari masing-masing perusahaan. Sinar Mas membantu kita semaksimal ini juga demi melindungi areanya agar tidak terjadi kebakaran. Ini win-win solution," jelasnya.

Demi mendukung Asian Games, kata dia, pihaknya akan membuka pos pendampingan nasional. Dimana pos ini merupakan bantuan kementerian ataupun lembaga dalam upaya memastikan penanganan karhutla.

"Pos pendampingan ini akan dibuka sejak 10 Agustus hingga selesainya Asian Games," tandasnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya