Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rahmat Mulyana, menegaskan pihaknya akan menindak tegas para pelaku pembakar hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut. Polda Kalsel terjunkan 1.200 personel guna membantu penanganan karhutla.
Hal ini diungkapkan Kapolda saat memimpin Apel Siaga Karhutla di Banjarmasin, Kamis (2/8). Apel siaga karhutla diikuti berbagai instansi terkait Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalsel dan TNI.
"Mereka yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan akan kita tindak tegas," ungkapnya.
Dikatakan Kapolda, Kalsel saat ini dalam status darurat siaga bencana dan berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika tingkat eskalasi kemarau terus meningkat.
Polda Kalsel bersama Korem 101/Antasari telah menyiagakan 1.200 personel untuk membantu penanganan karhutla di wilayah tersebut. Namun, Rahmat berharap adanya keterlibatan masyarakat terutama di daerah rawan bencana.
Sementara BPBD Kalsel mencatat luas kawasan hutan dan lahan yang terbakar di wilayah tersebut sepanjang 2018 terus bertambah mencapai lebih dari 400 hektare. Areal lahan gambut di Kalsel mulai mengering dan terbakar seiring memasuki puncak musim kemarau.
"Dalam dua hari selama Agustus ini muncul 5 titik api, sehingga total titik api sepanjang 2018 sebanyak 48 titik," ujarnya Kepala BPBD Kalsel, Wahyudin Ujud.
Dalam dua hari terakhir kebakaran lahan terjadi di wilayah Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut, dan Kota Banjarbaru dengan luas areal terbakar mencapai 50 ha.
Zulkarnaen, Koordinator Manggala Agni Kalsel, mengatakan, titik api melonjak signifikan sejak beberapa pekan terakhir. Sejauh ini sudah puluhan ha lahan gambut yang terbakar. Sepanjang 2017 luas hutan dan lahan yang terbakar mencapai 867,35 ha.
Karhutla terluas pada 2017 terjadi di Kabupaten Tanah Laut seluas 401 ha, Kotabaru 147,35 ha, dan Tanah Bumbu 110,50 ha. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved