Serunya Naik Sepur Pucuk Palak di Palembang

(Baharman/Dwi Apriani/N-3)
02/8/2018 01:45
Serunya Naik Sepur Pucuk Palak di Palembang
(ANTARA FOTO/Feny Selly)

PULUHAN warga Kota Palembang sudah mengantre rapi di ruang Stasiun light rail transit (LRT) Palembang Icon, kemarin siang. Mereka sudah tak sabar ingin menikmati LRT yang datang dari Stasiun Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II. “Kami sudah tidak sabar ingin naik sepur pucuk palak (kereta api di atas kepala) ini. Kalau sepur-sepur biasanya relnya di darat sudah tidak aneh. Ini di atas,” kata Ros, 40, warga Dwikora, Palembang.

Ia bersama dua saudaranya membayar Rp5.000 per orang untuk bisa menikmati LRT dari Palembang Icon menuju Stasiun Jakabaring. Uji coba satu gerbong LRT untuk publik ini sekaligus untuk mengecek persiapan transportasi modern itu menjelang Asian Games.

Dengan desain yang modern dan kursi empuk serta bersih membuat penumpang nyaman. Warga bisa melihat keindahan Kota Palembang dari atas.

Hadir pula Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Dalam kesempatan mencoba LRT Palembang, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap transportasi massal itu dapat dipelihara dengan baik.

“Kita berharap untuk menjaga agar LRT ini tetap baik. Tentu saja diperlukan peran masyarakat Palembang khususnya dan Sumsel umumnya. Selamat untuk masyarakat Sumsel,” kata Budi Karya.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin menambahkan hadirnya LRT ini bisa mengurai kemacetan di Palembang dan sekitarnya.

“Sekaligus mengurangi polusi udara. Nantinya LRT ini akan menghubungkan semua kota-kota di Sumsel,” jelas Alex Noerdin yang sudah menggagas moda transportasi modern itu sejak 2011.

LRT tersebut akan menjadi moda transportasi ribuan atlet dan ofisial Asian Games yang tiba dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin menuju Jakabaring.

“Jadi mereka tiba ke pusat olahraga tanpa hambatan,” tambahnya.

Selain transportasi darat, Menteri Perhubungan menyerahkan lima bus air ke Pemprov Sumsel, Pemkot Palembang, dan Pemkab Banyuasin.

Diakui Budi Karya, penyerahan bus air ini merupakan arahan dari Presiden Joko Widodo. Menurut Presiden Jokowi, kata Budi Karya, bus air itu diyakini dapat menambah kecantikan Sungai Musi.

“Beberapa bus air kapal diberikan Presiden Joko Widodo. Ini untuk koneksi antardaerah,” ucapnya.

Adanya bantuan kapal ini tidak lain dari upaya Gubernur Sumsel yang ingin memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik menjelang gelaran Asian Games.

Apalagi keberadaan bus air ini akan menambah keindahan Sungai Musi. Nilai manfaat bus air ini selain untuk kegiatan Asian Games, juga demi pariwisata.

“Bus air juga digunakan untuk angkutan perairan pedalaman. Jadi dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan kapal penyeberangan yang memenuhi aspek keselamatan,” jelas Budi. (Baharman/Dwi Apriani/N-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya