Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DUKUNGAN paket Joko Widodo-Moeldoko untuk Pemilihan Presiden 2019 terus mengalami penguatan. Kini, giliran relawan Masa Depan Kita (MDK) yang mengusung Presiden Jokowi dan Jenderal (Purn) TNI Moeldoko sebagai calon Presiden dan calon Wakil Presiden. Deklarasinya dilakukan oleh MDK Sukabumi dan MDK Sulawesi Utara.
"Kami sepakat mengusung Jokowi-Moeldoko di Pilpres 2019. Pak Moeldoko ini memiliki peran besar di era kepemimpinan Pak Jokowi. Melalui kapasitas dan tanggung jawabnya, Pak Moeldoko ini figur yang sangat mendukung pemerintahan Pak Jokowi," ungkap Ketua Relawan MDK Sukabumi Saputra Gunawan, dalam keterangannya, Selasa (31/7).
MDK Sukabumi resmi merilis nama Moeldoko sebagai cawapres pendamping Jokowi pada Senin (30/7) di Inna Samudera Beach Hotel, Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Hasilnya, deklarasi bulat mengusung Jokowi-Moeldoko sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019.
Saputra menambahkan, Moeldoko menjadi figur yang ideal pendamping Jokowi di periode kedua pemerintahannya.
"Dari sekian nama, kami kira Pak Moeldoko ini yang paling siap dan pantas menjadi pendamping Pak Jokowi. Pengalamannya banyak. Kami yakin Indonesia akan semakin solid ke depannya," terangnya.
Menjabat sebagai Kepala Staf Presiden saat ini, Moeldoko juga pernah menjadi sebagai Panglima TNI. Selain itu, Moeldoko juga menduduki posisi sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).
MDK Sukabumi juga menegaskan, Moeldoko selama ini dinilai jadi peredam berbagai kegaduhan yang muncul. Lebih penting lagi, Moeldoko figur bersih dan tidak ada catatan miring saat aktif di militer.
"Pak Moeldoko ini jenderal yang bersih. Tidak memiliki catatan pelanggaran HAM saat aktif di militer. Hal ini syarat dasar kalau mencari figur pemimpin dari kalangan militer. Dia juga sosok yang tegas, tapi ramah kepada siapa pun. Selain pertahanan, Pak Moeldoko juga memiliki keahlian di bidang ekonomi. Itu sudah dibuktikannya selama ini," jelas Saputra lagi.
Mengapungkan nama Jokowi-Moeldoko, deklarasi MDK dihadiri lebih dari 400 orang. Mereka berasal dari perwakilan MDK dari 47 kecamatan di wilayah Sukabumi.
"Deklarasi ini sengaja tidak melibatkan massa dalam jumlah besar. Sebab, pernyataan grass root tersalurkan melalui wakil dari tiap kecamatan. Duet Jokowi-Moeldoko otomatis disokong oleh masyarakat Sukabumi secara umum," jelasnya.
Sikap politik yang sama juga disampaikan MDK Sulawesi Tenggara. Ratusan relawan MDK melakukan deklarasi di Kendari, Senin. Deklarasi ini diikuti oleh pemuda, tokoh perempuan, hingga tokoh lintas agama dan profesi. Mereka mengusung nama Jokowi-Moeldoko sebagai paket capres dan cawapres di Pilpres 2019.
Ketua MDK Sultra, Anakia Irawan Tekaka Saosao, menegaskan, deklarasi ini bentuk komitmen masyarakat terhadap figur Moeldoko.
"Masyarakat Sultra siap mendukung Pak Moeldoko sebagai pendamping Pak Jokowi. Kami juga siap memenangkan duet Jokowi-Moeldoko ini di Pilpres 2019. Mereka harus dimenangkan," tegas Anakia.
MDK Sultra juga mengakui, Moeldoko merupakan jenderal dengan rekam jejak dan prestasi gemilang. Moeldoko juga juga seorang yang sagat religius.
"Keduanya ini paket yang bersih. Pak Moeldoko sangat bagus dan religius. Komposisi ini yang paling ideal. Apalagi, Pak Jokowi juga bersih dan sangat religius. Secara popularitas, duet ini tetap yang terbak dari komposisi paket mana pun," pungkasnya. (RO/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved